Hubungan Bupati Inhu dan Sekda Kurang Harmonis

datariau.com
4.750 view
Hubungan Bupati Inhu dan Sekda Kurang Harmonis
dok.
Bupati Inhu Yopi dan Sekda Agus.

RENGAT, datariau.com - Setelah duduk lagi di periode kedua, Bupati Inhu H Yopi Arianto SE tampaknya kurang langgeng dengan Sekda Agus Rianto SH MH. Hal ini tampak dari tidak dilibatkannya Sekda dalam beberapa kebijakan.

Lebih 6 bulan ini, Sekda di Inhu tampak tidak difungsikan dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsinya. Hal ini diduga adanya hubungan tidak harmonis antara Sekda dan Bupati yang mereka merupakan memiliki hubungan kekerabatan, yakni antara paman dan keponakan.

"Kalau memang Bupati tidak satu arah dengan Sekda, cepat lakukan pemberhentian dan ganti baru agar pemerintahan ini dapat berjalan dengan baik, kalau begini terus yang rugi adalah masyarakat," kata seorang masyarakat Inhu saat memberikan keterangan kepada datariau.com usai melihat kondisi yang terjadi di lingkup Kantor Bupati Inhu, Rabu (31/8/2016).

Sekda Inhu Agus Rianto SH MH saat dikonfirmasi Rabu (31/8/2016) di ruang kerjanya mengatakan, bahwa sampai sejauh ini dirinya tidak tahu apa penyebab hubungannya dengan Bupati menjadi tidak harmonis.

"Saya tidak tahu mengapa bupati sampai segitu bencinya pada saya. Saya juga tidak tahu apa salah saya, kalau memang saya salah Bupati bisa panggil saya. Sekalipun saya adalah Paman, tapi dalam perkerjaan dia (Yopi) adalah pimpinan, jadi dia punya hak panggil saya kalau memang ada salah saya. Sekarang yang penting setiap hari saya masuk kantor sebagaimana pegawai lainnya," kata Sekda Agus Rianto.

Terkait hal ini, Bupati Inhu Yopi Arianto tampak kurang senang dengan pemberitaan yang mengungkit kondisi sekda yang kurang difungsikan olehnya sebagai pimpinan. Bahkan bupati yang mengetahui pemberitaan itu dimuat di datariau.com langsung meradang dan menghubungi wartawan bersangkutan.

Dalam percakapan yang terekam saat bupati menghubungi wartawan, Rabu siang kemarin dia menyampaikan bahwa berita mengenai Sekda tidak mesti ditulis dan tidak penting. Karena dipakai atau tidaknya Sekda, merupakan wewenangnya sebagai bupati dan menurut Yopi, tidak perlu diributkan.

"Berita apa yang kamu buat ini, jangan kampungan betul lah buat berita itu, itu kan hak saya, saya bupatinya, mau saya pakai atau tidak itu hak saya," ujarnya di sambungan telepon.

Bahkan karena tidak sukanya dengan berita itu, bupati sempat membentak dan mengeluarkan ucapan bernada ancaman kepada wartawan. "Yang lain bisa kamu gitukan, aku jangan kamu gitukan, kalau aku tidak melibatkan dia mau apa, ngapa pula berita kayak itu, kayak tidak ada berita lain saja," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
Tag:Sekda
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)