Datangi Kemenhub, Pemkab Kampar Usulkan Penambahan Armada Angkutan Umum

datariau.com
1.252 view
Datangi Kemenhub, Pemkab Kampar Usulkan Penambahan Armada Angkutan Umum
Mirdas Aditya
Bupati saat menemui Kemenhub RI di Jakarta.

JAKARTA, datariau.com - Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM didamping Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kampar serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Hambali mengajukan bantuan penambahan armada angkutan umum ke Kementerian Perhubangan (Kemenhub). Hal ini terkait dengan kunjungan usulan angkutan keperintisan, usulan angkutan perairan darat (kapal/bus air) usulan pembangunan rest area di ruas jalan nasional.

Bupati Kampar disambut oleh Sekjen Kementerian Perhubungan Ir Sugiharjo MSi di ruang kerjanya, Kamis (27/7/2017), kepada rombongan dikatakan bahwa saat ini Kabupaten Kampar tengah menggalakkan pembangunan infrastruktur khususnya keparawisataan dan harus didukung oleh transportasi yang memadai sehingga masyarakat yang datang dapat langsung melihat ke lokasi-lokasi wisata yang ada di Kabupaten Kampar.

"Kabupaten Kampar sangat serius untuk membangun bidang parawisata, hal ini dibuktikan dengan hadirnya Komisi II DPRD Kabupaten Kampar serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar yang ingin sekali mempercepat pembangunan di segala sektor khusus parawisata, untuk itu kami sangat mengharapkan bantuan dari segi transportasi dari Kementerian Perhubungan, namun karena APBD Kabupaten Kampar tidak mencukupi kami meminta bantuan dari anggaran pusat baik itu dari kementerian maupun investor yang ingin membangun Kampar lebih maju," kata Bupati Kampar Aziz Zainal dalam pertemuan itu.

Selain itu, Kabupaten Kampar juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang baru-baru ini menyerahkan 3 unit bus Damri untuk trayek Bangkinang-Bandara SSK II yang sangat membantu masyarakat baik itu dari segi kenyamanan, keamanan dan murah serta tepat waktu.

"Memang jarak dari Bangkinang ke Bandara SSK II lebih kurang 60 km dan lebar jalan hanya 7 meter, jadi terkadang macet serta lalulintasnya cukup padat karena jalan itu merupakan jalan utama menuju provinsi Sumatera Barat, namun dengan adanya bus tersebut maka hal ini dapat mengurangi kemacetan," ujar Azis.

Berkaitan dengan itu pula, Bupati Kampar menyampaikan bahwa dalam pengembangan wisata di Kabupaten Kampar selain dari Candi Muara Takus yang terkenal dengan cagar alamnya, juga ada objek wisata alam yakni "Raja Empatnya" Kampar yang dinamakan "Ulu Kasok" serta air terjun Gulamo yang letaknya masih di sepanjang jalan nasional menuju Provinsi Sumatera Barat.

"Kita juga sudah berusaha mengunjungi kementerian-kementerian yang berhubungan dengan pengembangan wisata dan ternyata mereka sangat antusias untuk menggarap industri parawisata di Kabupaten Kampar," papar Azis.

"Keseriusan ini kami buktikan dengan sudah membuat proposal dan surat sebagai bahan pertimbang Kementerian sehingga dapat ditindaklanjuti," pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Komisi II DPRD Kabupaten Kampar melalui Hendra Yani bahwa Komisi II DPRD Kabupaten Kampar akan siap mendukung program Bupati Kampar melalui Dinas Perhubungan dari segi bugetting guna meningkatkan wisata dan pelayanan transportasi di Kabupaten Kampar.

Sekjen Kementerian Perhubungan Ir Sugiharjo MSi menerima dan mempelajari terlebih dahulu seluruh usulan dari Pemerintah Kabupaten Kampar. "Jika ada anggaran dari Kementerian Perhubungan akan dimasukkan pada anggaran tahun 2018," pungkasnya.

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)