DPRD Diminta Ambil Sikap Terkait Kisruh Bupati dan Sekda Inhu

datariau.com
2.382 view
DPRD Diminta Ambil Sikap Terkait Kisruh Bupati dan Sekda Inhu
dok.
Bupati Inhu Yopi Arianto dan Sekda Agus Rianto.

RENGAT, datariau.com - Menindaklanjuti kurang harmonisnya hubungan antara Bupati dan Sekda Inhu, DPRD diminta mengambil sikap agar kondisi itu tidak berlarut yang akhirnya merugikan masyarakat.

Sebab, terjadinya hubungan tidak harmonis antara Bupati Yopi Arianto dan Sekda Agus Rianto yang juga memiliki tali kekerabatan yakni antara keponakan dan paman ini, sudah berlangsung kurang lebih 6 bulan, sejak Yopi kembali terpilih duduk sebagai Bupati Inhu untuk periode kedua.

"Banyak contoh yang saat ini terkendala di Kabupaten Inhu gara-gara tidak harmonisnya hubungan Bupati dan Sekda, contohnya SK CPNS sebanyak 289 orang untuk diangkat menjadi PSN K2, usulan Plt Kabag Aset, SK Tubel, Fuksimal Jabatan dan SK Penepatan Pindah, semua itu terkendala," ungkap Sekretaris LSM TOPAN-RI, Hensen kepada datariau.com, Kamis (1/9/2016).

Demi kepentingan masyarakat banyak, maka DPRD sebagai lembaga yang duduk di dalamnya wakil rakyat, untuk segera menengahi persoalan ini, sehingga roda pemerintahan di Inhu dapat berjalan dengan baik.

"Dan yang sangat penting adalah penganggaran APBD murni tahun 2017, penggunaan APBD murni dan APBD perhubahan tahun 2016, sampai sekarang kegiatan APBD murni saja belum berjalan, sementara APBD perhubahan 2016 dan APBD murni 2017 akan di bahas, dan semua kegiatan ini melibatkan Sekda. Kalau bupati dan sekda tidak searah, bagaimana mau dibahas," ungkap Hensen lagi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang tahapan, tata cara penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi pelakasanaan Rencana Pembangunan daerah pasal 23 (4) yang menyatakan bahwa RKPD dijadikan dasar penyususnan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Dalam tim TAPD salah satunya adalah Sekda, kalau sampai perseteruan antara Bupati dan Sekda terus berkepanjangan, maka dikatakan Hensen, pembangunan dan kemajuan Pemkab Inhu bakal terancam hancur.

"Sebelum semua itu terjadi, kita sebagai masyarakat meminta DPRD Inhu dapat segera menyelesaikan perseteruan antara Bupati dan Sekda, bukan malah sebaliknya hanya tutup mata," pungkas Hensen.

Ketua DPRD Inhu Miswanto SE dari Partai Golkar saat dikonfirmasi melalui selulernya, nada sambung terhubung namun belum menjawab telpon dari wartawan. Wakil Ketua DPRD Inhu Adila Ansori malah meminta agar wartawan konfirmasi ke pimpinan terlebih dahulu.

"Silakan dulu konfirmasi Ketua DPRD, apa jawabannya dari ketua," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Zardi
Tag:Sekda
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)