Walikota Pekanbaru: Penghargaan Adipura Bukan Tujuan Mutlak

1.177 view
Walikota Pekanbaru: Penghargaan Adipura Bukan Tujuan Mutlak
Walikota Pekanbaru Firdaus MT.
PEKANBARU, datariau.com - Setelah delapan kali berturut-turut mendapatkan Piala Adipura untuk kategori kota besar, namun tahun 2015 Pekanbaru dipastikan gagal mempertahankan penghargaan kota terbersih tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru Firdaus MT mengaku sangat kecewa kerena tidak dapat mempertahankan predikat kota bersih yang selama ini kerap melekat bagi Pekanbaru. Meski demikian, meraih gelar bukanlah tujuan utamanya.

"Saya memang sedih dan kecewa. Namun penghargaan itu bukanlah tujuan mutlak pemerintah. Pasalnya, tujuan utama kita adalah bagaimana menjadikan Kota Pekanbaru ini dalam kondisi bersih, sehat dan asri," ujar Wako, kemarin.

Menurut Firdaus, dari informasi pemerintah pusat yang kami terima mengatakan jika kriteria penghargaan Adipura tahun ini tinggi jika dibandingkan penilaian-penilaian sebelumnya. Dimana, syarat penerima adipura tidak hanya sekedar kota bersih saja.

"Tidak hanya sekedar bersih saja, tetapi harus ada komitmen dari masyarakat juga. Saya rasa pemerintah sudah cukup komit dengan kebersihan, adanya banyak petugas kebersihan yang membersihkan jalan setiap hari tanpa henti. Tetapi komitmennya juga harus ada dari masyarakat untuk bersih," ungkapnya.

Firdaus menambahkan, untuk total kota yang mendapatkan penghargaan piala Adipura tahun 2015 hanya berjumlah 25 persen dari jumlah biasa.

"Jumlah jauh penurunan, jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan kriteria dari sebelumnya," sebutnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Edwin Supradana mengatakan bahwa pihaknya sangat kecewa dengan terlepasnya Adipura dari Pekanbaru. Meski demikian, hal tersebut bukanlah menjadikan kinerja DKP menjadi kendor.

"Kita akan terus meningkatkan kinerja dan berusaha untuk memberikan yang terbaik. Jangan disebabkan gagal meraih Adipura, kita berlarut," tuturnya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pekanbaru Zulfikri mengatakan bahwa kriteria baru yang diterapkan oleh Kemetrian Lingkungan Hidup RI menyebabkan Pekanbaru gagal menpertahankan Adipura.

"Ada kriteria baru, salah satunya nilai TPA. Tahun ini ditetapkan sekitar 73, Pekanbaru sendiri 72,2. Itu tinggi sekali. Banyak daerah yang protes dengan hal ini. Biasanya ada sekitar 200 daerah yang dapat, sekarang hanya kurang lebih 60 kota yang dapat, kan jauh sekali," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, penerima Piala Adipura tahun 2015 sebanyak 65 kota yang terdiri dari 5 untuk kota metropolitan, 3 kota untuk kategori kota besar, 25 kota sedang, dan 32 kota kategori kota kecil.

Silahkan ikuti perkembangan berita ini dengan klik (Disini) atau bisa juga (Disini)

(syi)

Tag:Adipura
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)