PEKANBARU, datariau.com - Walikota Pekanbaru H Firdaus ST MT, Kamis (20/8/2015) secara resmi melaksanakan ground breaking (pemancangan) pengembangan komplek perkantoran pemerintahan di Kecamatan Tenayan Raya.
Ribuan tamu undangan memadati lokasi tersebut, diantaranya Anggota DPRD Pekanbaru, Kepala Dinas SKPD Pekanbaru, Camat, Lurah, RT/RW, tokoh masyarakat serta lapisan masyarakat yang turut meramaikan agenda ini.
Dalam sambutannya, Walikota Pekanbaru Firdaus mengatakan, bahwa pembangunan harus beriringan, yakni harus sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa ini. Dimana, dalam membangun harus bersamaan antara jiwa dan bangun badannya. Maksud analoginya adalah, disamping pembangunan bentuk fisik perkantoran dan juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Pekanbaru.
"Saat ini baru sekitar 30 persen pembangunan Kota Pekanbaru. Berarti sesuai amanat undang-undang ada sekitar 40 persen lagi wilayah Pekanbaru bisa dibangun. Hal ini perlu dilakukan pemerataan pembangunan sehingga kota metropolitan yang diidamkan bisa kita bangun," ujar Walikota.
Firdaus menambahkan, selain melakukan pemerataan pembangunan kedepannya juga akan dibangun jalan autoringroad, jalan lingkar luar dan membangun tol Pekanbaru-Dumai. "Insya Allah tahun ini pembangunannya sudah mulai berjalan," ungkap Walikota.
Firdaus menjelaskan, meskipun kota Pekanbaru memiliki sumber daya alam terbatas, namun ada tiga modal Kota Pekanbaru untuk menjadikan Pekanbaru sebagai kota metropolitan madani kedepannya.
"Pertama pembangunan SDM, kedua modal kota Pekanbaru yang memiliki luas 632,26 km persegi dan ketiga adalah modal letak geografis Pekanbaru yang strategis," jelas Walikota.
Dengan luas yang hampir sama dengan Provinsi DKI Jakarta, pembangunan lahan kosong di beberapa kawasan Pekanbaru yang salah satunya komplek Perkantoran Tenayan Raya, pemerataan pembangunan dan pengembangan SDM tak menampik Kota Metropolitan yang Madani bisa terwujud. "Kita akan segera mewujudkan mimpi itu," ungkap Walikota.
Pemancangan pembangunan komplek perkantoran ini juga sangat disambut antusias oleh tokoh masyarakat Tenayan Raya yakni Dun Kusnul yang mengatakan bahwa langkah Firdaus merupakan ide cemerlang dalam pemerataan pembangunan di Kota Pekanbaru.
"Saya salut kepada ide cemerlang Walikota Pekanbaru, untuk membangun Kecamatan Tenayan Raya menjadi salah satu pusat pemerintahan dan industri. Langkah ini adalah bentuk keseriusan visi Kota Pekanbaru kedepannya," ungkap Kusnul dalam sambutannya.
Ia mengatakan, tidak dipungkiri Kota Pekanbaru sekarang ini perkembangannya begitu cepat. Pemerintah Kota Pekanbaru sendiri memilki langkah nyata untuk menyusun visi kedepannya.
"Terimakasih kepada Walikota Pekanbaru bapak H Firdaus ST MT semoga kedepan beliau menjadi Gubernur Riau," ujarnya di hadapan semua tamu yang hadir.
Sementara itu, masyarakat yang menghadiri peresmian pemancangan komplek Perkantoran Tenayan Raya juga memberikan tanggapannya. Salah satunya Zakaria, ia menilai langkah pemerintah kota Pekanbaru cukup berani mengambil resiko.
"Namun ketika kami mendengarkan strategi dari pemerintah kota, pandangan kami berubah. Ini bukan arogansi pemerintah melainkan strategi pembangunan dalam pemerataan pusat ekonomi di Pekanbaru," pungkasnya. (yan)