Kabut Asap Pekanbaru Menipis, Para Bayi Mulai Keluar Dari Tempat Evakuasi

1.133 view
Kabut Asap Pekanbaru Menipis, Para Bayi Mulai Keluar Dari Tempat Evakuasi
Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi SSi saat menggendong bayi di ruang evakuasi. (foto: doc)
PEKANBARU, datariau.com - Sudah tiga hari belakangan ini kualitas udara Kota Pekanbaru sudah berangsur membaik. Sehingga para orangtua bayi yang menghuni posko evakuasi Kantor Walikota Pekanbaru sudah dizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Kasubag Informasi dan Pengaduan Masyarakat Setda Humas Pekanbaru Mawardi mengatakan, bahwa para orang tua bayi dan balita yang berada di posko evakuasi sudah diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Mereka para orangtua bayi dan balita kompak meminta izin kedokter jaga untuk diberikan izin pulang kemarin," ujar Mawardi, Selasa (13/10/2015).

Mawardi menjelaskan, alasan orangtua bayi untuk kembali ke rumah masing-masing karena udara Pekanbaru sudah mulai membaik, sehingga bayi sudah bisa tinggal di rumah dan orangtua kembali memulai aktifitas bekerja.

Menurut Mawardi, sebelumnya tim evakuasi pada Sabtu malam yang terdiri dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam kebakaran, Diskes, Badan Lingkungan Hidup, sudah menggelar rapat evaluasi sementara terkait kondisi posko evakuasi yang dibuka pemerintah kota di aula kantor sejak 10 hari lalu.

"Dalam rapat disepakati pencabutan izin pembukaan posko baru akan dilakukan setelah hasil kondisi kualitas udara di lapangan dilaporkan ke Wali Kota," ujar Mawardi.

Namun selain itu, rapat juga membahas permintaan para ibu yang menghuni posko evakuasi untuk diizinkan pulang ke rumah masing-masing.

"Mereka mengatakan jika kualitas udara sudah mulai membaik dan ingin segera pulang untuk melakukan aktifitas seperti biasa. Salah satunya berdagang untuk membantu ekonomi keluarga ingin memulainya. Makanya, kami sepakat dan memintakan pernyataan para orangtua yang ingin pulang," bebernya.

Mawardi menambahkan, data terakhir penghuni posko evakuasi bayi Pemko ada tujuh dengan rincian enam bayi dan satu balita. Mereka berasal dari keluarga kurang mampu di seluruh kecamatan Pekanbaru. "Saat ini kondisi bayi semua sehat termasuk orangtuanya," tutupnya. (syi)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)