Kabut Asap Disebut Sebagai Penyebab Turunnya Realisasi PAD Pekanbaru

1.129 view
Kabut Asap Disebut Sebagai Penyebab Turunnya Realisasi PAD Pekanbaru
Yuliasman.
PEKANBARU, datariau.com - Memasuki triwulan keempat tahun 2015, realisasi  Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru masih minus dan jauh dibawah target yang sudah ditetapkan.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru Yuliasman mengatakan, bahwa perolehan PAD saat masih jauh dari target yang ditetapkan yakni baru sekitar Rp245 miliar atau sekitar 49 persen dari target Rp500 miliar.

"Asap salah satu pemicu penurunan atau lemahnya gairah ekonom. Yang jelas, berbagai upaya sudah kita lakukan untuk mengejar target," kata Yuiasman, Senin kemarin.

Kendati demikian, kata Yuliasman, pihaknya akan tetap optimis jika perolehan pajak masih bisa dioptimalkan.

"Meski akhir tahun anggaran sudah hampir dekat, tapi kemungkinan penambahan PAD masih ada, sebab Dispenda sendiri masih berupaya memaksimalkan potensi yang ada," ungkapnya lagi.

Hal yang dilakukan seperti membuka pelayanan PBB di UPTD pada Sabtu hingga Minggu di lingkungan perumahan. Selain itu, pihaknya akan terus mengupayakan optimalisasi layanan baik mobile hingga online.

Menurut Yuliasman, untuk penyumbang PAD terbesar yang ada pada Dispenda saat ini berada pada tiga sektor perolehan pajak yakni Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp85 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp49 miliar, dan Pajak Penerang Jalan (PPJ) Rp65 miliar.

"Hasil evaluasi memang ketiga sektor itu masih menduduki primadona. Sedangkan untuk sisanya cenderung stagnan bahkan turun," sebutnya. (syi)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)