PEKANBARU, datariau.com - Keberadaan ratusan bahkan hampir seribuan imigran gelap di Kota Pekanbaru asal Iran dan Afganistan semakin meresahkan. Sekian lama mereka berkeliaran di Pekanbaru.
Informasi yang beredar di tengah masyarakat, para imigran yang didominasi kaum pria ini terindikasi menjadi gigolo (pelacur pria) yang disewa oleh tante kesepian dan juga menyebarkan ajaran sesat Syiah.
Atas informasi dan keresahan masyarakat ini, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi SSi menegaskan, bahwa jika terbukti para imigran ini menyebarkan aliran sesat Syiah dan terlibat prostitusi, maka akan diusir dari Kota Pekanbaru.
"Masyarakat jangan terpengaruh dengan Syiah. Karena banyak kontranya, menimbulkan persoalan sosial dan juga paham keagamaan, saya harapkan tiadakan saja imigran," kata Ayat saat berbincang di ruang kerjanya, Jumat (6/11/2015) kemarin.
Ayat juga menyadari hal itu butuh tahapan agar Pekanbaru tidak ada imigran gelap. Untuk itu dia mengimbau, orangtua mengawasi anak gadisnya. "Tidak usah berinteraksi, apalagi sampai belajar agama. Kan kita banyak ustadz-ustadz di masjid paripurna, itu yang diikuti," sebutnya.
Seperti yang diketahui keberadaan imigran gelap yang berada di rumah penampungan menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat. Sebab santer terdengar ada imigran yang menjadi gigolo dan penyebar ajaran syiah.
Sebelumnya, sempat beredar broadcast di aplikasi BBM yang berbunyi:
"Diimbau kepada masyarakat dengan adanya "IMIGRAN-IMIGRAN GANTENG" yang biasanya kita jumpai di Jalan Ahmad Yani, di Purna MTQ, dan di kawasan Masjid Agung An Nur, karena mereka datang ke Indonesia khususnya ke Pekanbaru mempunyai misi untuk menyebarkan aliran sesat SYIAH. Target mereka adalah mendekati para remaja-remaja putri kita, serta masyarakat yang dangkal ilmunya tentang agama. Incaran mereka adalah remaja-remaja putri untuk dijadikan korban mutah alias pelacuran berwaktu. Telah didapati diantara mereka 70 persen sudah terinveksi HIV AIDS. Teruskan BC ini demi agama dan umat. Waspadalah wahai muslimin dan muslimah. Khususnya masyarakat Islam di Pekanbaru."
(gus)
Ikuti perkembangan berita Syiah dan Imigran di Pekanbaru dengan klik Disini atau bisa juga Disini