Api yang Membakar Ramayana Tersulit Dipadamkan di Pekanbaru

2.369 view
Api yang Membakar Ramayana Tersulit Dipadamkan di Pekanbaru
Kebakaran di Ramayana. (foto: pwt)
PEKANBARU, datariau.com - Badan Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (BPKPB) Kota Pekanbaru mengerahkan sebanyak 17 unit mobil Pemadam Kebakaran guna memadamkan kebakaran Pusat Perbelanjaan Ramayana Jalan Jenderal Sudirman.

"Kita kerahkan semua kekuatan kita, totalnya 17 unit ditambah dua unit Damkar dari Chevron" jelas kepala BPKPB Pekanbaru Burhan Gurning.

Terlihat petugas pada petang hari menjelang malam Selasa kemarin berhasil mengendalikan kebakaran di areal parkir Ramayana yang terletak di belakang gedung. Hingga malam petugas masih terus berusaha memadamkan api melalui samping dan depan gedung Ramayana. Namun terparah di titik kebakaran yang berada di lantai bawah, karena kondsi asap yang pekat titik api sulit dijangkau mengakibatkan api sulit dipadamkan.

Bahkan sudah hampir delapan jam, amukan si jago merah belum bisa dikuasai sepenuhnya oleh sekitar 150 orang pemadam kebakaran hingga dini hari.

"Bisa dibilang ini upaya pemadaman terlama yang pernah kita lakukan selama ini. Melihat kondisi gedung yang tertutup, membuat kepulan asap tak bisa keluar. Sementara fasilitas kita seperti tabung oksigen sangat terbatas," ujar Burhan Gurning lagi.

Kebakaran ini terlama dipadamkan oleh tim Damkar di Kota Pekanbaru, bahkan sampai dini hari tadi, api masih belum berhasil dikendalikan dan asap semakin tebal mengepul di sekitaran komplek Ramayana bahkan Jalan Jendral Sudirman dipenuhi asap.

Asap hitam terus membumbung tinggi yang menyebabkan mata menjadi perih dan mengganggu penciuman dengan aroma menyengak. Meski demikian, ratusan pemilik kios tetap memilih bertahan di halaman Ramayana. Mereka khawatir kalau api meluas dan membakar toko mereka. Warga juga terlihat bertahan, hanya untuk sekedar menonton aksi para petugas dalam upaya menjinakkan api.

Polisi dan Satpol PP juga turut serta mengamankan dan menjaga barang-barang dari pemilik kios yang dievakuasi sementara di halaman Ramayana. Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa atas musibah tersebut.

Menurut Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, ratusan kios yang menjual baju jadi serta kain atau barang-barang yang mudah terbakar menyebabkan api tidak mudah untuk dikendalikan.

"Selain itu, keberadaan api yang berada persis di lantai dasar sangat sulit dicapai karena asap sangat tebal," jelasnya.

Jajaran Polresta Pekanbaru sendiri menerjunkan puluhan personilnya guna melokalisir area kebakaran Pusat Perbelanjaan Ramayana Jalan Jenderal Sudirman.

Petugas memasang garis polisi di sejumlah titik dan melarang warga untuk mendekati lokasi kebakaran. Sementara itu, terlihat pula sejumlah pedagang yang mengevakuasi dan mengumpulkan barang dagangan mereka di sejumlah titik di lokasi kebakaran.

"Kita turunkan petugas untuk melokalisir lokasi kebakaran dan mengamankan barang dagangan," jelasnya.

Pasar Ramayana adalah pusat perbelanjaan yang menjual pakaian dan kain. Di Pusat perbelanjaan tersebut, terdapat setidaknya 700 kios yang khusus menjual kain dan pakaian yang berada di lantai dasar, lokasi kebakaran.

Jangan ketinggalan perkembangan berita ini. Klik (Disini) atau (Disini)

(umm)

Tag:Kebakaran
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)