ROKAN HILIR, datariau.com - SMK Teknologi Balam merupakan salah satu SMK yang ada di wilayah Riau yang telah mengikuti program-program vokasi industri antara SMK dengan dunia industri atas dasar intruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 tentang refitalisasi SMK.
"Hingga saat ini pola pengembangan sekolah SMK kita dengan Dudi kita berjalan dengan baik sehingga untuk mengukur perkembangan untuk SMK kita Dudi melakukan sertifikasi atau Akreditasi terhadap sekolah kita, sehingga sekolah kita dilakukan Akreditasi oleh Astra Daihatsu sebagai sekolah binaan Astra Daihatsu yang berada di wilayah Riau," kata Humas SMK Teknologi Balam Sumardi SPdi kepada datariau.com.
"Dari hasil Alhamdulillah, kita dapat untuk tahap awal ini kita dapat B dari hasil Akreditasinya. Dengan upaya itu, untuk proses pengembangan SMK Teknologi Balam, bahkan Alumni tamatan SMK ini supaya lebih memiliki potensi yang luar biasa, sehingga ketika industri butuh mereka lansung diserap oleh industri kita lakukan pengembangan melalui Pusat Kerja Kusus (PKK) yang ada di SMK yang mana kita mendapatkan izin dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kota Rokan Hilir," jelasnya.
"Dari kegiatan itu kita pengembangan, anak-anak kita lakukan sertifikasi , baik sertifikasi dari Astra Daihatsu sendiri maupun sertifikasi dari lembaga sertifikasi propesi. Dari Astra Daihatsu kita lakukan sertifikasi sendiri kita tahun kita, pada tahun ke tiga ini 40 sertifikasi Alhamdulillah 40 nya lulus," ungkap Humas SMK Teknologi Balam menambahkan.
"Kemudian dari Honda juga kita lakukan sertifikasi bahkan anak-anak kita dari honda juga mendapatkan sertifikasi dari Honda yang sertifikat itu berlaku seluruh Indonesia," paparnya.
Selain itu LSP, lembaga sertifikasi anak-anak yang tidak terprogram sertifikasi industri, kita lakukan sertifikasi propesi, upaya apa untuk meningkatkan daya jual, daya saing anak-anak ketika mereka masuk dunia usaha maupun dunia industri. Sehingga ketika dilakukan sertifikasi dari LSPA anak-anak ini mampu untuk berkerja bersaing di dunia industri maupun dunia kerja yang ada diwilayah Riau," katanya.
Untuk itu, pola pengembangan SMK kedepanya di programkan dan mudah-mudahan dengan adanya kerja sama ini dengan industri ini, SMK Teknologi Balam kedepan peningkatan mutu dan kualitasnya dapat lebih maju dari apa yang kita harapkan saat ini.
"Mudah-mudahan dengan adanya informasi ini kepada masyarakat yang ada diwilayah Riau maupun di Luar Riau ketika ingin memasukan sekolah anaknya lihat dulu sekolahnya, jangan asal masuk lihat dulu sekolahnya, pola perkembangan sekolah seperti apa, kerja sama industrinya seperti apa, karna SMK tampa industri maka SMK itu tidak apa-apanya. Makanya salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SMK itu salah satu adalah perkembangan industri dan kerja sama dengan industri," pungkasnya.
Kepala Sekolah SMK Teknologi Balam Drs Suriadi mengatakan, SMK Teknologi Balam berpintar bersama Astra Daihatsu bagaimana memajukan program sop sekil dan hak sekilnya tentang siswa dan guru itu tujuan sekolah SMK ini kedepanya. Karena salah satunya sekolah di Provinsi Riau yang berkerja sama dengan Astra Daihatsu adalah SMK Teknologi Balam.
"Jadi program pintar bersama Astra Daihatsu ini adalah mendudukan masalah bagaimana memutuskan hubungan Kemiskinan. Jadi siswa memang harus benar-benar hasil dengan sop skilnya untuk meningkatkan kegiatan dan kemampuan mereka berkompetensi sesuai dengan di programkan oleh Pemerintah Pusat," kata Kepala SMK kepada datariau.com , Selasa (26/8/2019).
Suriadi menambahkan, dan juga LSP-TOP dan Astra Daihatsu motor dan Astra Honda motor sudah Launching kerja sama dengan SMK Teknologi Balam dan siswanya sudah banyak yang berkerja yang sudah diterima oleh dunia insiden dan dunia usaha. "Siswa yang sekolah disini ada dari Sumatra Utara Labuhan Batu, Sikampak, yang jelas dari Rohul, Rohil dan Riau," kata Kepala SMK.
Ketua Yayasan H Junus Tambunan Saribu SPd SD menjelaskan, bahwa SMK Teknolgi Balam ini berdiri pada tahun 2007. Dimana berdirinya sekolah ini adalah karna salah satu niat dan cita-cita dirinya. Karna Yayasan ini berdiri untuk membantu Pemerintah dalam memajukan Dunia Pendidikan, khsusnya di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.
"Dimana berdirinya Yayasan Teknologi Balam ini pada tahun 2007, saya mencoba bergagas atau mendirikan suatu sekolah kejuruan yang mana pada waktu itu di Rokan Hilir masih belum ada sekolah kejuruan mendukung untuk Otomotif, maka dari itu saya beranikan diri," katanya.
Sebenarnya Yayasan ini berdiri dan tujuan pertama itu membantu Pemerintah dalam memajukan pendidikan yang khsusnya di Rokan Hilir pada umumnya Provinsi Riau, tambah Ketua Yayasan SMK Teknologi Balam.
"Pada waktu itu, saya bukan karena modal. Dan bukan karena ada uang tidak. Tapi karena keberanian dimana saya beranikan diri mendirikan Bangunan Yayasan ini karena bisik saya adalah dari se-orang guru dan saya faham betul bagaimana sebenarnya pendidikan itu ya untuk kedepanya," cerita H Junus Tambunan Saribu.
Menurut dia, apapun ceritanya, mencetak dari pada anak-anak bangsa yang bisa membangun Negara ini adalah dari pendidikan.
"Makanya saya bangun sekolah ini, tujuan utama adalah mendidik masyarakat yang ada di Kecamatan Bagan Sinembah khsusnya Rokan Hilir untuk kedepanya. Karna, pada masa itu di perhatikan yang ada di Rokan Hilir khsusnya Kecamatan Bagan Sinembah selalu tamat dari SMP itu melanjutkan kependidikan ke Sumatra Utara, Rantau Prapar dan Kisaran , Siantar dan Medan," paparnya.
Dirinya melihat, justru dari itu menambah beban dari pada keluarga, maka dari itu beranikan diri membangun pada waktu itu dengan modal nekat. Dan pada waktu itu pertama dibuka sekolah ini hanya menerima siswa yang dapat siswa pada saat itu adalah berjumlah 39 orang, tahun pertama dibuka ajaran 2007-2008.
"Dan Tahun ke-2, dibuka kembali penerima murid baru, barulah mendapat siswa lebih kurang 260 siswa di tahun keduanya. Makanya disitulah saya terbentur pada waktu itu tentang dari pada ruangan belajar. Karna pada waktu itu kami masih menumpang di yayasan saya juga, yayasan Fitra Insani pada waktu itu menumpang di lokalnya, tapi niat saya pertama adalah membangun bukan rombel yang saya usahakan pertama pada waktu itu, tapi saya usahakan adalah Bengkel untuk pratek Siswa," katanya.
"Karna saya berperinsip, di SMK ini yang di ususkan adalah pratek, karna belajar ilmu itu dimana saja bisa, istilahnya sambil duduk di bawah pokok sawit itu bisa belajar. Tapi namanya pratek itu harus lansung dia terjun anak itu bagaiman memperatekan sebenarnya cara berkerja di perbengkelan itu. Maka dari pada itu, tahun 2008 Bulan Juli SMK Teknologi Balam di Resmikan oleh pak Gubernur Riau H Rusli Zainal SE pada waktu itu," katanya.
Dan mudah-mudahan sampai sekarang SMK Teknologi Balam berdiri dan sangat pesat untuk pembangunanya baik siswanya.
"Dimana cita-cita saya bukan karena saya disitu ada uang tidak, tapi karna kuci pokok adalah karna itu keberanian. Sebab, bisik saya adalah dari guru, justru karna itu diharapkan seluruh khsusnya kepala sekolah SMK Teknologi Balam berserta setafnya dan seluruh majelis guru saya mengharapkan bagaimana kedepanya SMK Teknologi Balam adalah dari tangan seluruh majelis guru berserta Kepala Sekolahnya," katanya.
"Kalau saya hanya sebagai pendukung dan saya sebagai mendiri Yayasan dan hanya untuk memerlukan sarana dan prasarana di siapkan. Semua untuk kedepanya, mutu pendidikan adalah berada di tangan gurunya. Maknya saya tidak mau campur tangan masalah pengelolaan sekolah baik itu berupa keuangan , apa segala saya serahkan kepada seluruh Majelis Guru terutama khsusnya Kepala Sekolah SMK," katanya.
Untuk kedepanya dia bercita-cita bagaimana SMK Teknologi Balam ini adalah satu-satunya sekolah yang muncul di permukaan di Provinsi Riau.
"Karna saya perhatikan, pada waktu itu kami coba berkerja sama dengan Dunia Usaha industri ya Alhamdullah kami coba berhubungan dengan Industri
Astra Capella Daihatsu Jakarta 2013, ya Alhamdulillah 2016 baru terialisasi bagaimana sebenarnya kerja samanya dan pada tahun 2016 Bengkel SMK Teknologi Balam di Launching oleh Astra Daihatsu Jakarta resmilah menjadi kerja sama dengan dunia usaha dan industri Astra Capella Daihatsu dan untuk kedepanya sampai saat ini SMK Teknologi Balam apa standar dari pada permintaan dari pada Astra Daihatsu," katanya.
"Saya sebagai ketua Yayasan tetap mengikuti apapun yang diharapkan oleh Astra Daihatsu Jakarta itu Standar siasi dari pada Bengkel SMK Teknologi Balam ini agar sesuai dengan Bengkel Resmi Astra Capella Daihatsu Benkel SMK Teknologi Balam Juga. Saya harapkan seluruh alumni dari SMK Teknologi Balam agar siap berkerja dan siap bersaing di bidang dunia usaha dan industri," punkasnya. (sul)