Oleh: Nirwanudin

Pandemi Games Online

Ruslan
216 view
Pandemi Games Online
Foto: Nirwanudin
Nirwanudin, Merupakan Founder Komunitas Warkop Literasi dan Ketua Badan Kemakmuran Mesjid Taqwa Al-Mizan Kecamatan Alafan, Simeulue.

DATARIAU.COM - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pandemi adalah wabah yang menjangkit serempak dimana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.

Sementara itu Word Hearth Organization (WHO) mendefinisikan pandemi sebagai suatu situasi dimana seluruh popilisai dunia besar kemungkinan terkena infeksi dan besar kemungkin sebahagian dari mereka jatuh sakit.

Berdasarkan argumentasi diatas dapat kita tarik benang merahnya bahwa satu situasi yang mewabah sebagimana yang terjadi hari ini akan berpotensi menjadi pandemi global kalau tidak cepat dan tepat dalam penanganannya. Ini menunjukan bahwa kita tidak sedang dalam keadaan baik-baik saja.

Dalam tulisan kali ini kita menyoroti pandemi yang juga tidak kalah dahsyatnya dari pandemi corona virus. Yaitu pendemi game online yang pada dasarnya telah mewabah paling tidak dapat kita lihat di indonesia hari ini.

Pandemi game online ini telah menjangkit begitu luas di masyarakat kita yang akibat dari itu semua menjadikan kita menjadi malas dan tidak tau apa yang harus kita buat karena telah merasakan sensasi dari pandemi game online ini.

Kalau dalam pandemi corona virus, seseorang dikatakan terdampak atau dalam bahasa lain terjangkit virus corona dapat kita lihat dari ciri-cirinya seperti demam, ingusan, sakit kepala, hilangnya indra penciuman dan lain-lain yang serumpun dengannya yang akibatnya dapat menular ketika tidak diisolasi (isolasi mandiri), hal yang hampir sama juga terjadi pada game online.

Sesorang yang telah candu dalam bermain game online, dia berdampak pada kesehatan pelakunya. Keasyikan dengan game online dapat kita lihat seseorang telat dalam beristerahat (tidur), itu akan berdampak pada kesehatan pelaku game online.

Hal lain yang dapat kita cermati dampak dari game online ini adalah terbuangnya waktu sia-sia yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif lainnya. Belum lagi kalau kita berbicara tentang dampak negatif lain seperti terjadinya pencurian karena kalah dalam permainan judi online tersebut, terlambatnya pergi sekoah bagi remaja akibat dari larut malamnya dalam beristerahat.

Sederat dampak negatif tersebut akan menjerumuskan kita kepada kecelakaan maha besar kalau kita tidak dengan cepat mengatasinya.

Pandangan Agama

Dalam islam, pandangan tentang game online dan hal yang serumpun dengannya adalah perbuatan yang tidak dapat dikerjakan atau diduplikasi sebagaimana terdapat dalam Al-Quran surah al-Maidah ayat 90-91.

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu lantaran (memunum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

Pandangan yang sama dapat kita jumpai pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah, dari Abi Musa bahwa nabi Muhammad Sallahu alaihi wasallambersabda siapa yang bermain dengan dadu, ia sungguh telah maksiat kepada Allah dan Rasulnya.

Penulis
: Nirwanudin
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com