Guru dan Masa Depan Sekolah Rakyat

Oleh: Agung Pardini*
datariau.com
664 view
Guru dan Masa Depan Sekolah Rakyat

Keempat, sebagai langkah mitigasi terakhir, untuk menjamin keberlangsungan program Sekolah Rakyat hingga masa mendatang, keberadaan guru-guru lokal setempat justru harus lebih diprioritaskan. Selain lebih siap secara domisili, secara pembiayaan juga bisa lebih dapat ditekan. Bila perlu, tanpa harus memaksakan persyaratan sebagai lulusan PPG, Sekolah Rakyat dalam sementara waktu bisa mengambil opsi perekrutan dari calon-calon guru muda atau para sarjana baru dari daerah-daerah sekitar. Dengan seleksi ketat dan pelaksanaan orientasi yang komprehensif, Sekolah Rakyat akan tetap mendapat tenaga pendidik yang tak kalah kompeten. Sebagaimana sekolah-sekolah pada umumnya, keberadaan guru-guru lokal ini kemudian bisa difasilitasi dengan kesempatan mengikuti Pendidikan Profesi Guru baik jalur pra (sebelum) atau dalam jabatan.

Bila disimpulkan, motif kesejahteraan memang masih menjadi faktor yang mempengaruhi kesiapan guru-guru PPG untuk dapat mengabdi pada Program Sekolah Rakyat. Tanpa harus mengecilkan semangat pengabdiannya, perekrutan guru dari luar domisili tanpa jaminan pendapatan yang memadai tentu sama saja dengan mengabaikan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat. Keberadaan guru berkualitas lagi-lagi adalah kunci keberlangsungan Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.***

*) Penulis merupakan Direktur Advokasi Kebijakan IDEAS.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)