DATARIAU.COM - Covid-19 adalah salah satu pendemic yang menyerang hampir seluruh penjuru dunia. Tercatat ada 216 Negara dengan jumlah terkonfirmasi sekitar 8.936.337 jiwa dan jumlah terkonfirmasi meninggal sekitar 468.308 jiwa. (Covid19.go.id, per 23/6)
Semenjak pendemic ini muncul, banyak sekali perubahan yang terjadi dalam tatanan kehidpan manusia. Perubahan ini tentunya berpengaruh terhadap pendidikan, pekerjaan, aktivitas, bisnis, belanja, dan sliaturahmi. Perubahan inilah yang disebut sebagai “The New Normal”.
Seperti yang disampaikan M Badri, selakuu Dosen Ilmu Komunikasi pada sesi perkuliahan mata kuliah Cyber PR bahwa ada 5C + 1T yang harus dikembangkan oleh PR dalam menghadapi New Norrmal ini:
Content
Humas/PR harus bisa membuat konten dengan tujuan menarik dan menghibur audiens. Konten harus bersifat akurat, kredibel dan kreatif. Konten ini berbentuk foto + data, videografis, infografis, teks, dan streaming. Penggunaan media saat ini sangat berperan penting dalam menyalurkan konten yang diciptakan oleh HUMAS/PR.
Collaboration
Menurut Andrew selaku CEO Frisian Flag Indonesia dalam Webinar Perhumas “Media Relations In TheAge Of Corona Virus” mengatakan bahwa Humas/PR harus bisa berkolaborasi. Bagaimana cara kita membangun warga yang kuat meski diruumah aja dalam mengadposi New Norma melalui teman-teman dari Media. Kata Kunci nya adalah kolaborasi, kita harus bermitra karena kita tidak bisa berjalan sendiri dan melakukan apapun ditengah-tengah pendemi ini dan dalam menghadapi normal yang baru.
PR dengan multiplatform dan multikonten nya, Publik dengan penggunaan internetnya dan Media dengan konten yang disebarkan melalui online press release, online press conference serta kolaborasi dengan menjadi sponsor program (ex: webinar),
Community
Komunitas merupakan salah satu poin terpenting dalam dunia Humas. Yakni dengan adanya komunitas dapat memberi ruang kepada mahasiswa, peajar maupun masyarakat untuk berpartisipasi terhadap konten/program yang kita sebarkan. Contoh : Komunitas Seleb Riau bekerjasama dengan pemerintah dalam mendukung gerakan #dirumahaja
Creativity
Humas adalah asset suatu perusahaan, salah satu skill yang wajib dimiliki oleh seorang humas adalah KREAATIF. Humas dituntut Kreatif karena kebanyakan dari tugas Humas adalah membuat program-program untuk menarik perhatian masyarakat. Kreativitas ini bisa dikembangkan melalui konten kreatif berbasis digital maupun program kreaif seperti webinar, talkshow online, diskusi publik online atau konser musik online dan lain-lain.
Connectivity
Humas harus bisa berbaur dengan siapa saja jangan hanya dengan lingkungannya saja. Humas lokal harus memiliki hubungan dengan humas-humas nasional atau bahkan Internasional seperti IPRA, APPRI,PERHUMAS dan lain-lain. Tidak hanya sesama humas, menjalin hubungan dengan Influencer sangatlah penting karena influencer memiliki peran penting untuk menjangkau publik digital
Technology
Humas harus menguasai produk digital berbasis Artificial Intelligence (AI)/Machine Learning, Big Data Analysis, etc. Minimal teknologi yang bisa menjadi arena kolaborasi PR-Publik.
Dengan adanya 5C + 1T ini, praktisi PR dapat menghadapi era New Normal. (***)
Penulis: T Sy Hanifah Zhafira
Mahasiswi Public Relation UIN Suska Riau