Bupati Natuna Membuka Secara Resmi, Bakti Sosial Dari Fakultas Kedokteran UI

557 view
Bupati Natuna Membuka Secara Resmi, Bakti Sosial Dari Fakultas Kedokteran UI
Arizki Fil Bahri
Bupati Natuna Drs.H.Abdul Hamid Rizal Msi,saat berfoto bersama di sela kegiatan Acara

NATUNA, Datariau.com-Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si membuka secara resmi Bakti sosial dari Depertemen Kardiologi dan Kedokteran vaskular, fakultas kedokteran Universitas Indonesia, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan seminar awam, Sabtu 27 Juli 2019 di Gedung Sri Srindit Ranai.

Dalam sambutanya Bupati Natuna Drs.H. Abdul Hamid Rizal, M. Si memaparkan, bahwa sebelum rombongan ini sampai melalui Kepala Dinas Kesehatan saya telah mendapatkan laporan, bahwa akan ada rombongan falkustas kedokteran Kardiologi dan Vaskular dari Universitas Indonesia sejumlah 81 orang dokter, dan saya sebagai kepala Daerah sangat menyambut baik serta merasa senang mendapat kunjungan dari dokter ahli jantung.

Hamid Rizal juga merasa bersyukur atas perhatian dari pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan di kabupaten Natuna

"Saya mengucapkan banyak berterimakasih kepada tim dari Depertemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, fakultas kedoteran Universitas Indonesia (UI) yang sudah mempioritaskan untuk datang ke Natuna dalam memberikan arahan secara langsung tentang kesehatan jatung dan vaskular kepada masyarakat Natuna,"ujarnya.

Selain itu, sambung Hamid ia juga merasa bersyukur karena Natuna sejak kepemerintahan Jokowi selalu mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, karena ada perintah dari Presiden Jokowi percepatan pembangunan di kabupaten Natuna, jadi seluruh Depertemen itu harus membuat kegiatan di Natuna.

Disamping Depertemen Pertahanan Keamanan, karena untuk saat ini Kabupaten Natuna sedang menguatkan pertahanan dan keamanan dengan melengkapi segala unsur pertahanan dan keamanan dari segala fasilitas.

Pada kesempatan sama Ketua panitia pelaksana Bakti sosial dan seminar awam Dr. Radityo Prakoso, Sp. JP (K) menjelaskan, penyakit jatung dan pembuluh darah merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian paling tinggi diseluruh dunia termasuk di Indonesia.

Dari riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan Rebuplik Indonesia (Kemenkes RI) kita mengetahui bahwa di Natuna penyakit darah tinggi atau hipertensi di Natuna memiliki angka yang cukup tinggi, bahkan tertinggi jika dibandingkan beberapa daerah di Indonesia, oleh karena itu Depertemen kardiologi dan kedokteran vaskular, falkultas kedokteran Universitas Indonesia (UI) merasa ikut bertangungjawab untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk mengurangi angka kematian penyakit jantung dan pembuluh darah di Natuna.

"Kami merancang sebuah kegiatan yang kami harapkan dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Natuna, melalui kegiatan yang terbagi dua yaitu di Daerah Ranai dan di Kecamatan Sedanau yang dilaksanakan di Puskesmas Sedanau,"papar Radityo.

Radityo Prakoso juga menjelaskan ada dua kegiatan yang dilaksanakan dengan harapan bisa meningkatakn kesadaran masyarakat akan bahayanya penyakit jantung dan pembuluh darah.

Beberapa hal yang kami lakukan adalah pelatihan bantuan hidup dasar (BHD), melakukan pelatihan hidup lanjut dan melakukan seminar awam dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya dan penanganan pertama penyakit-penyakit jantung dan pembuluh darah, serta mengumpulkan data tentang kesehatan penyakit jantung dan pembuluh darah sehingga data tersebut bisa menjadi masukan untuk dinas kesehatan dan untuk kementerian kesehatan (Kemenkes), sehingga dapat diambil langkah yang tepat untuk penanganan hipertensi, jantung dan pembuluh darah khususnya di Kabupaten Natuna.

Radityo Prakoso juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Natuna beserta jajarannya yang telah memberikan support dan fasilitas sehingga kegiatan bakti sosial ini bisa berjalan dengan lancar.

Sementara itu, menurut Kepala Depertemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular,Falkutas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Dr. Renan Sukmawan, Sp. JP (K),PhD menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak dapat terlaksana jika tanpa kerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna beserta jajarannya.

"Kami dari Depertemen Kardiologi dan kedokteran vaskular, falkultas kedokteran jurusan jantung dan pembuluh darah Universitas Indonesia (UI), kami sehari-hari berkedudukan di Rumah Sakit jantung dan pembuluh darah Harapan Kita, bersama kami saat ini ada 30 dokter-dokter yang sedang menjalani pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah dari seluruh Indonesia yang dididik di Rumah Sakit Harapan Kita untuk kita sebarkan pada pelayan kesehatan diseluruh Indonesia,"terangnya.

Ia menambahkan, darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu faktor rasiko, yang akan merujuk pada penyakit jantung atau stroke dan berujung pada kematian, karena penyakit jantung dan pembuluh darah penyakit yang mematikan nomor satu di dunia dan nomor satu di Indonesia karena lebih banyak orang meninggal karena serangan jantung atau stroke jika dibandingkan dengan angka kematian kecelakaan lalu lintas dan lebih banyak dari pada deman berdarah.

Penyebab dari serangan jantung dan pembuluh darah adalah faktor rasiko yaitu hipertensi, gula darah, merokok, kolestrol yang tinggi dan faktor riwat keluarga sakit jatung stroke akut.

Turut hadir juga dalam kesempaten itu, oleh Sekda Natuna Wan Siswndi, S.sos.M.Si, Kepala Depertemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Falkultas Kedokteran Universitas Indonesi (UI) Dr.Renan Sukmawan,Sp.JP (K),PhD, Guru besar Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Prof, Ganesha M Harimurti, Sp. JP (K), Ketua Panitia Pelaksana Dr.Radityo Prakoso, Sp.JP (K), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( FKPD), Ketua Organisasi Profesi Kesehatan Natuna, sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selama Acara berjalan dengan lancar (ARi)

Penulis
: Arizki Fil Bahri
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)