NATUNA,DATARIAU.COM-Demi Menjaga kedaulatan NKRI di wilayah Perbatasan Natuna, Lanal Ranai Dalam Hal ini Rabu 15-8-2018 adakan Presmian Pengoperasian KAL Bungaran II-4-23 di wilayah Operasional Lanal Ranai.
Sebelumnya pada tanggal 27 Juli 2018 di Batam telah dilaksanakan acara penyerahan materiel kontrak berupa dua unit KAL 28 M secara berjenjang dari PT. Invinity Global Mandiri kepada Kementerian Pertahanan dan diteruskan kepada TNI Angkatan Laut dalam hal ini diterima oleh Aslog Kasal, dari Aslog Kasal diserahterimakan kepada Aslog Panglima Armada I, dan dari Aslog Panglima I kemudian diserahkan kepada Komandan Lantamal IV.
Riwayat singkat Kal Bungaran
dibangun berdasarkan kontrak antara PT. Infinity Global Mandiri dengan Kabaranahan Kemhan nomor kontrak : Trak/1407/XI/2016/APBN-P tanggal 08 November 2016 . Kapal tersebut memiliki data teknis :
Panjang : 28,34 M
Lebar : 5,85 M
Tinggi : 3,20 M
Sarat Air : 1,25
Dispacement : 70 Ton
Kec. Ekonomi : 18 Knot
Kec. Max : 28 Knot
Endurance : 3 - 4 Hari
Peesonel : 15 orang
Kal 28 tersebut terinfirasi dari nama Pulau pangkalan kapal tersebut . Kal Pulau Bungaran memiliki kecepan Jelajah 21 Kenot, dan untuk kecepatan penuh hingga mencapai 28 Knot, untuk mesin pendorong Kal Pulau Bungaran 28 di dukung oleh mesin jenis Caterpilar C32 Acert 1800 HP Rating E 2300 RPM.

Kal Pulau Bungaran di awaki oleh 3 Orang Perwira dan 12 orang Anggota, dengan Komandan dijabat oleh Kapten Laut (P) M. Yusuf, Palaksa Lettu Laut (P)Sony Arfianto serta KKM Letda Laut (T) Didik Eko Widodo setelah berlayar dari Batam yang menempuh jarak T 355 NM selama 27 Jam dan akhirnya Kal Pulau Bungaran tiba di Kab. Natuna dengan selamat . selamat datang dan selamat bergabung di Laut Sakti rantau Bertuah.
Pada acara serangkaian Penyambutan Kal Pulau Bunguran Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, S.E. Menyebutkan Kal bunguran Ini akan ditempatkan Di Lanal Ranai Untuk mengoprasikan diwilayah Peraian Natuna.
Tidak Semua Lanal mempuyai KAL. Dengan tingginya Perhatian Komandan TNI -AL dipusat untuk Natuna, maka didaerah Natuna saat ini kita mempunyai 3 KAL, salah satunya KAL Pulau Bungaran Ini yang baru bersandar didermaga kita ini Ungkap Kolonel Laut (p) Harry Setywan SE
Diharapkan Kal Pulau Bungaran II-4-23 ini dapat mendukung pelaksanaan tugas-tugas keamanan laut di jajaran Lanal Ranai dalam melaksanakan patroli di wilayah kerjanya.
Ditempat yang sama Bupati Natuna Drs H.Abdul hamid Rizal Msi saat memberikan Sambutanya Juga Menyebutkan Menyadari kondisi strategis Kabupaten Natuna dengan luas wilayah 99 persen merupakan perairan yang berada di wilayah perbatasan, alur laut kepulauan Indonesia yang merupakan jalur pelayaran yang sangat ramai dengan potensi perikanan dan maritim yang sangat potensial, tentunya merupakan kekayaan negara yang harus dijaga dari berbagai ancaman yang ada.
Dikatakannya lagi Kabupaten Natuna menjadi wilayah potensial dan sering terjadi pencurian ikan oleh nelayan-nelayan asing yang berasal dari negara tetangga bahkan menjadi isu internasional, dimana klaim Republik Rakyat Tiongkok yang berusaha mengakui sebagian wilayah kita sebagai bagian dari daerah kedaulatan negaranya.

Untuk menyikapi isu internasional tersebut, kata Hamid, pemerintah pusat telahpun mengambil tindakan bagi meningkatkan sektor pertahanan militer, disamping berbagai sektor ketahanan ekonomi berupa lima pilar percepatan pembangunan yang digulirkan Presiden Republik Indonesia beberapa waktu yang lalu.
Kita menyadari, lanjut Hamid, bahwa tugas Pangkalan Angkatan Laut Ranai dalam mengamankan batas wilayah di laut Natuna Utara sangat berat, mengingat luas perairan yang ada, sedangkan fasilitas pendukung masih sangat terbatas.
Oleh karenanya, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Natuna, sangat menyambut baik momentum ini, yaitu peresmian pengoperasian Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Bungaran 28/II - 4 - 23 sebagai salah satu armada pendukung pengamanan laut wilayah perairan Natuna Utara," pungkasnya.
Semoga dengan keberadaan KAL Pulau Bungaran ini dapat lebih meningkatkan efektifitas operasi pengamanan laut batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia di Kabupaten Natuna khususnya," harapnya.
Kondisi wilayah yang kondusif dan aman merupakan salah satu modal utama bagi kita bersama dalam mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah perbatasan sebagaimana perwujudan Nawacita Pembangunan Republik Indonesia," imbuhnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Natuna, Yusri Pandi, sejumlah pimpinan FKPD Natuna, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Natuna, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan undangan lainnya