NATUNA, Datariau.com-Sungguh malang menimpa dunia Kesehatan di Kabupaten Natuna, sudah dua kali dimasa Kepemimpinan Drs.H.Abdul Hamid Rizal Msi selaku Bupati Natuna, dalam menyelenggarakan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil, tapi masih ada tenaga Kesehatan Contohnya Analis Kesehatan tak di Perhatikan Oleh Pemerintah
Lantas Mungkinkah ini merupakan salah Dinas Kesehatan atau Memang Pemerintahnya Sendiri, yang tidak menginginkan Analis Kesehatan menjadi Pegawai Negeri Sipil ?
Rizal Rinaldy M.Kes Selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna saat dimintai Keterangan Sabtu (9/11/2019) Melalui Via selulernya menuturkan Bahwasanya setiap Formasi Kesehatan yang kita butuhkan tentu kita usulkan ke BKD, apalagi tenaga medis seperti Analis kesahatan Ungkap Rizal
Tambahnya Lagi Rizal Rinaldy Juga menuturkan "Apalagi tenaga Analis Kesehatan Tersebut Merupakan No 2 Yang sangat di butuhkan Oleh Dinas Kesehatan setelah Propesi Dokter, lalu apa mungkin kami tak usulkan ? Sungguh Miris kan jika kami tak usulkan Terangnya
Tahun Kemarin kami juga telah mempertanyakan terkait hal ini dan Pihak BKD katakan, bahwa Formasi tergantung dari Menpan dan tahun ini kami juga masih merasakan hal yang sama, untuk itu kali ini kami akan mengirimkan surat tertulis Untuk BKD agar kami tidak dipersalahkan lagi, karena kami sendri sebenarnya juga butuh Tenaga Medis Analasis Kesehatan Tersebut Tegas Rizal
Ditempat yang berbeda Pula Zatia Lestari selaku tenaga Medis Analis Kesehatan yang bekerja di Kabupaten Natuna saat diwawancarai Oleh awak media ini Sabtu (9/11/2019) merasa kecewa, akan perlakuan Pemerintah Kabupaten Natuna yang tak memperjuangkan Propesinya untuk mengikuti Seleksi CPNS Pada Tahun 2019, "Padahal dari Jumlah Total Analis Kesehatan yang ada dikabupaten Natuna, hanya 4 Orang yang statusnya Pegawai Negri, selebihnya masih Honor dan Gaji kami juga masih terbilang di bawah UMR, lantas apakah nasib kami akan terus seperti ini Cetus Zatia.
Tambahnya Lagi Zatia juga berharap kepada DPRD Natuna yang merupakan perpanjangan tangan Masyarakat, untuk bisa Mengevalusi BKD Natuna dan Dinas Kesehatan ataupun mempertanyakan Ke Menpan RB apakah Betul Menpan memang tak buka formasi kami ,sehingga tak dibutuhkan atau Memang BKD tak Usulkan Propesi kami, ini Sudah dua Kali terjadi Pak jadi tolong Pertanyakan juga Nasib Kami ini Pungkas Zatia
Hingga Berita Ini di naikan awak media ini belum bisa meminta Konfirmasi dari Pihak BKD Natuna,DPRD Natuna,Sekda Natuna.(Ari)