Warga Rencanakan Demo ke PLTMG, Disnakertrans Inhu Sarankan Musyawarah Saja Duduk Bersama

datariau.com
2.117 view
Warga Rencanakan Demo ke PLTMG, Disnakertrans Inhu Sarankan Musyawarah Saja Duduk Bersama
Heri
Warga saat melakukan aksi beberapa waktu lalu.

RENGAT, datariau.com - Setelah melakukan aksi prites di PT Max Power dan PT SMK beberapa waktu lalu menuntut agar pihak perusahaan terima tenaga kerja lokal, kembali warga Tanah Merah mengagendakan aksi di PT Kerta Bumi Teknindo (KBT) yang membidangi PLTMG (Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas) di Jalan Elak Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu.

"Dalam waktu dekat ini lebih kurang sekitar 50 orang akan melakukan aksi di PT KBT, saat ini kami sedang mengurus surat-surat pemberitahuan aksi ke Polres Inhu," kata Ali Udin Siaahan dan beberapa warga Tanah Merah lainnya kepada datariau.com, Selasa (9/5/2017).

Menurutnya, aksi warga ini mempertanyakan dan menuntut tenaga kerja, karena lebih kurang hampir 1 tahun PT KBT beroperasi menurut mereka belum ada memkerjakan tenaga lokal.

Sementara itu, Seketaris Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Inhu Artosmar saat dikonfirmasi mengatakan, sesuai UU Tenaga Kerja, bahwa tenaga kerja dari luar daerah setelah 3 bulan wajib melapor ke Dinas, kecuali tenaga kerja asing.

"Kalau tenaga kerja asing begitu masuk harus segera melapor, maksimal melapor dulu ke RT dan RW setempat, setelah itu melapor ke penegak hukum dan dinas, bila tidak melapor perusahan dapat didenda," sebutnya.

Terkait warga Tanah Merah yang berniat melakukan aksi protes di PT KBT PLTMG, menurutnya, lebih baik warga melakukan musyawarah duduk bersama perusahaan dan diselesaikan secara baik.

"Itu adalah hak warga, kita tidak bisa melarang, tapi menurut saya lebih baik panggil saja pihak perusahan diajak duduk bersama, dari pada melakukan aksi demo, karena tidak ada permasalahan yang tidak dapat diselesaikan apabila kita mau duduk bersama dan selesaikan dengan kepala dingin dan tidak perlu harus melakukan demo," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)