Tingkatkan Peran Masyarakat Menjaga Gambut, JMGR Kerjasama dengan KLHK

datariau.com
1.395 view
Tingkatkan Peran Masyarakat Menjaga Gambut, JMGR Kerjasama dengan KLHK
Ist.
Acara Peningkatan Kapasitas Masyarakat Gambut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar yang bertempat di Aula Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan.

PEKANBARU, datariau.com - Untuk meningkatkan peran dan kapasitas masyarakat gambut di Riau dalam penyelamatan dan Perlindungan gambut serta meminimalisir Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA), Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) berkerja sama dengan Direktorat Kemitraan Lingkungan Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Isnadi Esman Sekjen JMGR menjelaskan, kerjasama ini berupa peningkatan kapasitas dan peran serta masyarakat gambut yang berada di wilayah Daerah Airan Sungai (DAS) Kampar Kabupaten Pelalawan.

"Kegiatan ini kita pusatkan di Kecamatan Teluk Meranti, ada 6 Desa 1 Kelurahan yang kita ikutsertakan, yaitu Kelurahan Teluk Meranti, desa Pangkalan Terap, Kuala Panduk, Petodaan, Teluk Binjai, Segamai dan Pulau Muda. Dalam kegiatan ini kita merancang konsep tentang perpaduan gambut dan DAS dalam konteks penanganan KARHUTLA, jika ini bisa berlanjut dan efektif harapanya bisa diadopsi di wilayah lain yang bergambut dan berada di sepanjang DAS," katanya melalui rilis yang diterima datariau.com, Ahad (31/7/2016) malam.

Kerjasama ini sudah berjalan tahun kedua, sebelumnya pada tahun 2015 difokuskan kerjasama di Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, sedangkan untuk tahun ini dilaksanakan di Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan-Riau.

"Kerjasama ini membangun kemitraan yang lebih dekat antara masyarakat dengan KLHK. Padan dengan konsep Nawacita Pemerintah membangun dari pinggiran, pinggiran itu ya ini masyarakat desa yang harus menjadi mitra dan aktor utama dalam membangun Negara," terang Isnadi.

Masyarakat, katanya, sudah tidak bisa lagi hanya dijadikan second line dalam pembangunan, jika ingin membangun, masyarakat yang utama, jadikan mitra utama pemerintah dan selesaikan segala persoalanya.

"Selain kegiatan membangun komunitas dan peningkatan kapasitas masyarakat gambut dalam kerjasama ini juga memfasilitasi sarana penanganan KARHUTLA seperti mesin pompa air dan perlengkapanya, selain itu juga sarana pembibitan tanaman gambut dan sarana sumber air bersih," pungkas Isnadi.

Sementara itu, Kasubdit Bina Komunitas Penyelamat SDA Direktorat Kemitraan Lingkungan KLHK, Umirusyanawati SE MAP dalam kesempatan sambutan beliau di acara Peningkatan Kapasitas Masyarakat Gambut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar yang bertempat di Aula Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan pada tanggal 23 Juli 2016 yang lalu menyampaikan apresiasinya.

"Sangat bagus adanya pembentukan komunitas yang melibatkan masyarakat ini, diharapkan mampu meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan terutama yang berada di sekitar DAS, dari komunitas ini perlu membuat konsep bersama tentang Sungai dan Gambut yang ada di Semenanjung Kampar. Sungai Kampar ini jika melihat dari warna airnya ada indikasi sudah terjadi penurunan kualitas airnya, perlu ada upaya-upaya rehabilitasi oleh seluruh pihak yang terkait," Ungkap Kasubdit yang akrab disapa Bu Wati ini.

Dalam kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat gambut tersebut dihadiri oleh masyarakat gambut Kec. Teluk Meranti sebagai anggota komunitas, hadir Juga pengurus Pusat JMGR dari Pekanbaru, pengurus JMGR wilayah Kab. Pelalawan, Perwakilan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dari Jakarta, Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Sumatera dari Medan, Sekretaris Camat (Sekcam) Teluk Meranti, Perwakilan Polsek Teluk Meranti dan perwakilan Lurah Teluk Meranti serta tokoh adat dan tokoh masyarakat Teluk Meranti. (rls)

Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)