Ternak Babi di Pemukiman Warga Sebabkan Bau Menyengat, Diminta Pindah ke Bekas Pembuangan Sampah Sekar Mawar

datariau.com
1.068 view
Ternak Babi di Pemukiman Warga Sebabkan Bau Menyengat, Diminta Pindah ke Bekas Pembuangan Sampah Sekar Mawar
dok.
Kandang ternak babi di Tanah Merah Inhu.

RENGAT, datariau.com - Karena sudah dinyatakan mengandung virus berbahaya, kandang peternakan babi di tengah pemukiman warga di Tanah Merah Inhu, diminta segera pindah. Lokasinya juga ada diusulkan.

Seperti dsampaikan Jumadi, seorang warga Inhu yang juga sebagai akvitis LSM di Inhu mengatakan, dirinya meminta pemerintah Inhu melalui dinas terkait cepat mengambil langkah dan solusi agar perternakan babi tersebut tidak mengganggu dan meresakan warga.

"Ada lokasi atau lahan kosong dekat pembuangan sampah di kelurahan Sekar Mawar yang berbatasan dengan perkebunan PT Tunggal Perkasa Plantations, ataupun bisa di tempat pembuangan sampah itu dijadikan untuk ternak babi, karena tempat pembuangan sampah itu pun seperti tidak difungsikan lagi," kata Jumadi, Kamis (8/9/2016).

Dijelaskannya, warga sangat berharap agar dinas segera mencari solusinya, jangan sampai nanti gara-gara limbah dan bau limbah babi menjadi mala petaka buat warga.

"Karena sebelumnya juga hampir saja terjadi parang-parangan antara pemilik ternak dan warga lainnya disebabkan bau limbah yang menyengat. Jadi sebelum jatuh korban jiwa diminta dinas perternakan cari solusi," tegasnya.

Jumadi juga meminta Kepala Dinas Peternakan, dan Kabid Perternakan turun ke lokasi ternak babi di kelurahan Tanah Merah agar tahu bagaimana kondisinya.

"Jangan hanya meyuruh UPT saja yang turun, sementara Kepala Dinas dan Kabid enak-enakan duduk di kursi empuk dan nikmati ruangan sejuk yang ber-AC," sindir Jumadi.

Sampai berita ini dimuat, Kepala Dinas Perternakan dan Perikanan Inhu belum dapat dimintai keterangan, saat dihubungi selulernya dengan nomor 08527827xxxx tidak aktif.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
Tag:babi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)