Jajanan Berlabel Halal Namun Mengandung Babi Beredar di Pekanbaru, Ketua Fraksi PKS Minta Segera Ungkap Pelaku

datariau.com
712 view
Jajanan Berlabel Halal Namun Mengandung Babi Beredar di Pekanbaru, Ketua Fraksi PKS Minta Segera Ungkap Pelaku
Foto: Ist.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Pekanbaru, Yasser Hamidy SSi.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Fraksi PKS Yasser Hamidy SSi minta Pemerintah Kota Pekanbaru bertindak cepat terkait beredarnya jajanan berlabel halal namun mengandung babi baru-baru ini. Ia meminta dinas terkait segera menarik peredaran jananan tersebut dan mengungkap siapa pelaku yang membuat produk mengandung babi yang telah menipu masyarakat muslim dengan label halal.

"Segera tarik dari pasaran, karena prodak makanan atau jajanan yang dinyatakan mengandung unsur babi itu sangat mudah ditemui di pasaran dan ternyata menjadi salah satu jajanan yang ramai diminati oleh anak-anak," ungkap Yasser yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, saat dikonfirmasi, kemarin.

Temuan makanan atau jajanan anak berlabel halal, namun mengandung unsur babi yang dirilis oleh BPJPH dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) itu, menurut Yasser harus segera ditindaklanjuti lebih mendalam, sehingga masyarakat sebagai konsumen tidak dirugikan dan tidak tertipu lagi dengan prodak-prodak yang berlabel halal, namun ternyata mengandung unsur babi.

"Kita minta pemerintah bersama pihak terkait lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan. Tidak hanya itu, bagi pelaku usaha yang jelas-jelas menyalahi aturan juga harus ditindak tegas agar ada efek jera dan masyarakat sebagai konsumen tidak lagi tertipu dan dirugikan," tegas Yasser.

Yasser juga meminta peran serta masyarakat untuk sama-sama melakukan pengawasan terhadap prodak makanan atau jajanan yang beredar di pasaran, jika ada kejanggalan segera dilaporkan.

"Warga Pekanbaru khusus muslim, kita himbau lebih hati-hati lagi dalam membeli produk makanan. Perhatian betul dan baca secara detail dari informasi yang tertera di kemasan makanan," imbau Yasser. (rrm)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)