Satgas Karhutla Instruksikan Tembak Siapa Pun yang Sengaja Bakar Hutan

datariau.com
1.367 view
Satgas Karhutla Instruksikan Tembak Siapa Pun yang Sengaja Bakar Hutan

JAMBI, datariau.com - Kepala Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi, Komandan Korem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Refrizal, memerintahkan anak buahnya untuk menembak siapapun yang sengaja membakar hutan di wilayah Jambi. Hal itu untuk membuat para pelaku jera, meskipun telah berulang kali diberi peringatan.

"Ini untuk menekankan satu poin kepada masyarakat, yang telah berkali-kali diberi peringatan. (Ini) untuk menunjukkan keteguhan dan kesungguhan kita," ujar Refrizal, Sabtu (5/8), seperti dilansir Reuters.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengumumkan lima provinsi di Indonesia darurat kebakaran hutan, dengan jumlah titik api yang kian meningkat selama seminggu terakhir. Lima provinsi itu, antara lain Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, juga Jambi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam akun Twitternya menuturkan, Satgas Karhutla Jambi telah bekerja untuk memadamkan api seluas 10 hektare. Daerah itu, kata Sutopo, diduga sengaja dibakar oleh pemilik lahan.

Berdasarkan catatan BNPB, setidaknya terdapat 239 titik api sejak 30 Juli, dari sebelumnya hanya 173 titik api, yang tersebar di wilayah Kalimantan, Sumatera dan Jawa. Diperkirakan ancaman kebakaran hutan akan meningkat selama musim kemarau hingga September mendatang.

Peristiwa ini tentu bukan kali pertama terjadi. Pada 2015 misalnya, Sumatera dan Kalimantan mengalami kebakaran hutan terburuk di sepanjang tahun tersebut. Tak jarang, asap kebakaran yang begitu tinggi bisa sampai ke negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.

Bank Dunia mencatat sekitar 2,6 juta hektare lahan di Indonesia yang terbakar di tahun tersebut mencapai kerugian hingga 16 miliar dolar AS.

Dilansir Antara, Satgas Karhutla Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama BNPB menggunakan 15 pesawat untuk operasi udara pemadaman titik panas di sejumlah lokasi, termasuk Jambi. Sebanyak 3.271.900 liter air dan 74 juta ton garam diturunkan dalam operasi water bombing tersebut.

"Upaya pencegahan karhutla yang telah dilaksanakan yaitu berupa peningkatan status kedaruratan, patroli terpadu, operasi udara yang meliputi patroli udara, 'water bombing', pembuatan hujan buatan/Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), dan operasi darat yang meliputi patroli mandiri dan pemadaman dini," kata Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Djati Witjaksono Hadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.

Editor
: Riki
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)