Salah Satu Perusahaan Tambang Batu Bara di Inhu Diduga Gunakan BBM Subsidi

datariau.com
1.916 view
Salah Satu Perusahaan Tambang Batu Bara di Inhu Diduga Gunakan BBM Subsidi
Dok Data Riau.
ILUSTRASI. Aksi lansir BBM Subsidi di salah satu SPBU di Kota Pekanbaru.

RENGAT, datariau.com - Salah satu perusahan Tambang Batu Bara yang beralamat di Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu diduga menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar untuk kepentingan aktivitas perusahaan. BBM diduga diambil dari SPBU terdekat dengan cara menggunakan jerigen.

Berdasarkan informasi dari beberapa masyarakat setempat, bahwa akibat dari kegiatan tersebut, BBM subsidi di daerah itu menjadi langka. Modus yang dilakukan perusahaan tersebut, dengan cara mempekerjakan masyarakat untuk melansir BBM tersebut ke perusahaan.

Beberapa warga setempat mengaku geram ulah oknum ini yang mengakibatkan kelangkaan BBM bersubsidi di daerah itu, terlebih praktek seperti ini yang terjadi sekian lama tidak pernah terbongkar oleh aparat hukum maupun pemerintah terkait.

Menyikapi hal ini, Sekjen LSM TOPAN RI Provinsi Riau Hensen mengatakan, dengan adanya dugaan perusahan menggunakan BBM Subsidi maka ia berharap agar aparat hukum dalam hal ini Polsek, Polres maupun Kejaksaan untuk segera menyikapi permasalahan ini.

"Bagaimana sebuah perusahan bisa dengan bebas menggunakan BBM bersubsidi dalam melakukan aktivitasnya, tentu lemahnya pengawasan dari pihak terkait," katanya kepada datariau.com, kemarin.

Untuk itu Hensen meminta persoalan ini disikapi dengan serius, karena dalam aksi ini telah merampas hak masyarakat miskin, yakni BBM bersubsidi.

"Ini adalah masalah serius, sebab BBM bersubsidi merupakan haknya masyarakat dan bukan untuk digunakan oleh perusahan. Karena perusahan harus pakai BBM Industri," tegasnya.

Terkait hal ini, pihak perusahan belum dapat dikonfirmasi. Tim masih berupaya mencari nomor kontak atau pihak perusahaan yang berkompeten untuk dikonfirmasi mengenai persoalan ini, untuk dimuat di berita selanjutnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)