Platinum Water Park Bagan Batu Ternyata Belum Kantongi Izin Pariwisata

datariau.com
3.603 view
Platinum Water Park Bagan Batu Ternyata Belum Kantongi Izin Pariwisata
Samsul
Platinum Water Park Bagan Batu.

BAGANBATU, datariau.com - Platinum Water Park Bagan Batu yang beberapa waktu lalu telah menelan korban jiwa, ternyata belum memiliki izin pariwisata.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hilir, H Zulkarnaen Rabu (1/6/2016) kemarin saat dikonfirmasi melalui selularnya.

"Platinum City Bagan Batu tidak memiliki izin pariwisata atau yang dikenal dengan sebutan TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata). Saya mendapat laporan bahwa ada anak umur 6 meninggal di Water Park, lalu kami periksa ternyata Water Park tersebut belum memiliki izin pariwisata hingga saat ini," kata Zulkarnaen.

Sehingga, lanjut Zulkarnaen, pihaknya tidak bisa berbuat banyak terhadap hal tersebut, karena yang bisa membekukan izinnya adalah BPMP2T. "Itupun kalau ada laporan dari polisi baru bisa ditindaklanjuti, kalau tidak ada ya tidak bisa," tuturnya.

Mengenai tempat wisata dan tempat hiburan yang tidak memiliki izin pariwisata, sebut Zulkarnaen, tidak hanya di Bagan Batu namun di tempat lainnya juga banyak belum mengurusnya. "Di Bangko, di Tanah Putih, hotel, salon, tukang pangkas, masih banyak yang belum mengurus izin pariwisata," ujarnya.

Padahal, kata Zulkarnaen, pengurusan izin pariwisata ini tidak dipungut biaya alias gratis sehingga hal ini membuatnya heran. "Mereka (pengusaha, red) itu tidak dipungut biaya satu senpun sesuai keputusan Menteri Pariwisata, tapi entah kenapa mereka tidak mengurusnya," katanya heran.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh pengelola tempat wisata, baik hotel, salon tukang pangkas dan jenis usaha yang berhubungan dengan pariwisata agar mengurus izinnya.

"Uruslah izinnya, tidak dipungut biaya, nanti kami tegur yang tidak memiliki izin agar segera mengurusnya," pungkasnya.

Penulis
: Samsul Bahri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)