Karlahut di Desa Tani Makmur Inhu, Warga Tuding Perusahaan Kurang Peduli

datariau.com
2.345 view
Karlahut di Desa Tani Makmur Inhu, Warga Tuding Perusahaan Kurang Peduli
Heri
Karlahut di lahan warga.

RENGAT, datariau.com - Kebun warga terbakar di kaplingan Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu, Jumat (1/9/2017) sekitar pukul 12.00 WIB. Kebun tersebut milik Saudi, Somad, Jumadi dan Ambar.

Somad, salah seorang korban mengatakan, bahwa sampai sejauh ini pihaknya belum tahu sumber api dari mana, karena waktu kejadian itu warga sedang di masjid potong sapi untuk hari raya idul adha.

"Jadi tidak ada masyarakat yang ke kaplingan. Diduga kebakaran terjadi sejak pagi, tahunya kebakaran dari salah seorang warga bernama Keswanto melaporkan kepada warga lain dan warga pun langsung berbondong-bondong datang ke TKP sekitar pukul 12.00 wib," kata Somad kepada datariau.com, Jumat sore.

"Api dipadamkan oleh masyarakat Tani Makmur dan Tim Karlahut desa Tani Makmur yang dipimpin oleh pak Jumadi," terangnya lagi.

Sementara itu, Pimpinan Tim Pencegahan Karlahut Desa Tani Makmur, Jumadi saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, api dipadamkan oleh warga dibantu oleh Tim Karlahut Desa Tani Makmur.

"Kita selaku warga Desa Tani Makmur yang juga tim dari Karlahut Desa sangat kecewa dan menyayangkan keberadaan PT Inecda, karena pihak perusahaan tidak peduli sama sekali dengan kejadian Karlahut di sekitar perusahan. Seharusnya mereka bisa saling berkerjasama dalam upaya pencegahan Karlahut sebagaimana yang ditegaskan oleh Bupati, Kapolres dan Dandim 0302 Inhu," kata Jumadi.

"Kami sudah berupaya meminta bantuan ke PT Inecda untuk turunkan Damkar namun bantuan tersebut tak kunjung datang. Joko Dwiyono selaku Humas PT Inecda saat dimintai bantuan mengatakan bahwa Damkar tidak ada sopir karena hari lebaran dan pada libur. Coba kalau pabrik atau kantor atau rumahnya, bisa kah Joko berkata seperti itu sekalipun hari libur, sudah pasti dia paksa supir Damkar perusahaan untuk datang," tuturnya lagi.

Api dapat dipadamkan oleh warga sekitar pukul 18.00 wib dan untuk mengantisipasi terjadi kebakaran susulan, malam harinya warga berjaga di kaplingan yang terbakar.

Pihak perusahaan PT Inecda belum ada yang bisa dikonfirmasi terkait tudingan masyarakat ini.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)