Banci Berkelairan di Baganbatu Resahkan Warga dan Pengguna Jalan

datariau.com
2.722 view
Banci Berkelairan di Baganbatu Resahkan Warga dan Pengguna Jalan
Ilustrasi

BAGANBATU, datariau.com - Wanita jadi-jadian atau pria yang berpenampilan wanita seksi, atau lebih dikenal banci atau bencong, bertebaran di KM2 Baganbatu, Simpang Riset, Kelurahan Bahtera Makmur Kota, Kecamatan Bagan Sinembah.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat tempatan dan pengguna jalan, karena semakin hari jumlah banci di lokasi itu terus bertambah. Terlebih, lokasi ini merupakan Jalan Lintas Riau-Sumut, keberadaan banci menjadi momok menakutkan bagi kebanyakan pengguna jalan.

Menurut keterangan warga, para banci atau bencong ini baru muncul di malam hari sekitar pukul 23.30 WIB hingga pagi pukul 04.30 WIB.

"Setiap ada orang melintas di jam tersebut mereka dengan gaya warianya memangil dan melambai dengan lampu senter mancis kepada orang yang melintas di wilayah mangkal para bencong tersebut," ungkap Iwan, kepada Datariau.com, Sabtu (18/3/2017).

Menurut Iwan, sejak keberadaan bencong di Simpang Riset membuat masyarakat Baganbatu resah. Karena para bencong itu tidak memberi contoh yang baik dan ini ditakutkan bisa berpengaruh pada anak-anak di Baganbatu.

"Karena kan informasinya banci ini sejenis penyakit yang sangat mudah menular, jika anak-anak kita bergaul dengan mereka maka akan menjadi seperti mereka, ini yang kami takutkan," kata warga.

"Masyarakat sudah sering ajukan kepada Pemerintah Kecamatan Bagan Sinembah untuk perintahkan Satpol PP razia di malam hari, namun sampai saat ini belum juga ada dilaksanakan," keluhnya.

Penguna jalan juga merasa terganggu karena mereka memangil-mangil setiap kendaraan melintas, ini bisa berbahaya bagi penguna jalan. Ditambah penampilan para bencong ini seperti wanita seksi dengan rok mininya, membuat pengendara gagal fokus dan rawan terjadi kecelakaan.

"Keberadaan bencong di Baganbatu tepatnya Simpang Risat sudah bertahun-tahun. Namun demikian tidak ada tindakan pemerintah. Kalau ini tidak segera dilakukan penertiban dan besar kemungkinan akan terus merebak dimana-mana di Kecamatan Bagan Sinembah ini," katanya.

Iwan menegaskan bukan hanya warung remang-remang saja harus ditertibkan pemerintah, namun tempat mangkal bencong juga harus segera disapu bersih, agar keberadaan bencong bisa ditiadakan di daerah tersebut.

"Karena mereka ini juga berdampak kepada generasi muda di Bagan Sinembah, dan bisa ikut-ikutan jika bencong ini berkeliling di Bagan Batu," pungkasnya.

Penulis
: Samsul
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Lgbtwaria
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)