Warna-warni Jalanan Pekanbaru Seperti Sirkuit Mandalika, Ketua Komisi IV: Bedanya di Kota Kita Berwarna Karena Sampah

datariau.com
718 view
Warna-warni Jalanan Pekanbaru Seperti Sirkuit Mandalika, Ketua Komisi IV: Bedanya di Kota Kita Berwarna Karena Sampah
Foto: Endi
Komisi IV DPRD Pekanbaru saat meninjau salah satu titik tumpukan sampah di pinggir jalanan, Selasa (29/3/2022).

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan mengumpamakan ruas jalan di Pekanbaru seperti Sirkuit GP Mandalika yang berada di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun bedanya, jalanan Pekanbaru berwarna-warni karena tumpukan sampah di pinggir ruas jalan.

"Kita lihat, banyak sampah itu menumpuk dan berserakan di pinggir jalan hingga sepanjang 250 meter. Bahkan, warna-warni sampah yang berada di sepanjang jalan yang kita temui itu sampai mengalahkan Sirkuit Mandalika," kata Nurul, Rabu (30/3/2022).


Dalam tinjauan lapangan kemarin, Komisi IV DPRD Pekanbaru banyak menemukan tumpukan sampah yang menghiasi sejumlah titik di pinggir ruas jalan di KotaPekanbaru, Riau.

Pemandangan yang tidak lazim itu terlihat hampir di sejumlah ruas jalan yang ada diKotaBertuahini. Seperti di Jalan Air Hitam dan Jalan Arengka 2 yang berada di Kecamatan Payung Sekaki.

Tumpukan sampah di sini tak ayal menjadi pemandangan tersendiri bagi pengguna jalan yang melintas. Bahkan, sampah yang bertebaran di sana terlihat hampir memenuhi pinggir ruas jalan sepanjang 250 meter.

Kondisi yang sama juga terlihat di Jalan Riau Baru. Apalagi, di sini ditemukan sebuah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ilegal yang diduga milik salah satu operator pengangkut sampah yaitu PT Godang Tua Jaya.

Tumpukan sampah di Jalan Riau Baru ini juga terlihat menggunung hingga mencapai ketinggian lebih kurang 2 meter. Bahkan, tumpukan sampah itu hingga meluber dan menutupi ruas jalan tersebut.

Meski Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru telah menggandeng pihak ketiga dalam pengangkutan sampah, namun kinerja dari dua operator angkutan sampah PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah dinilai belum optimal.

"DLHK Pekanbaru telah gagal total dalam penanganan sampah di Kota Pekanbaru. Karena sampah yang berserak itu, DLHK tidak berani mengambil sikap terhadap kinerja dari dua kontraktor pengangkutan sampah," tegas Nurul.

Politisi Gerindra ini juga mendesak DLHK Kota Pekanbaru sebagai penanggungjawab agar bertindak cepat menuntaskan persoalan sampah ini. Sebab, banyaknya tumpukan sampah ini tentunya telah mencoreng wajah Pekanbaru sebagai Ibukota Provinsi Riau.

"Dalam hal ini kita bukan ingin mencari siapa yang benar dan siapa yang salah, tapi kita ingin menyelesaikan masalah agar persoalan sampah ini bisa tuntas dan terselesaikan," tutupnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:sampah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)