BAGANBATU, datariau.com - Pagi kemarin, Senin (5/10/2015) sekira pukul 10.00 wib, warga Km3 kelurahan Bahtera Makmur Kota kecamatan Bagan Sinembah dihebohkan dengan ditemukannya mayat pria tergantung di pohon karet.
Pria itu adalah Marihot Butar-Butar (29) yang diketahui berprofesi sebagai tukang tambal ban dan usaha jualan jajanan di pinggir jalan Km 3 Bahtera Makmur Kota, tepatnya di depan SPBU.
Pria beristri dan belum memiliki anak ini pertama ditemukan oleh abang kandungnya Parlin Butar-Butar pada pagi itu di kebun karet persis di belakang rumahnya dan berjarak sekira 50 meter.
Berdasarkan informasi yang didapat wartawan di lokasi dketahui bahwa, sebelumnya Marihot diketahui tidak memiliki masalah dengan orang lain dan keluarga.
Menurut penuturan abang Marihot, korban telah pergi dari rumahnya sekitar pukul 14.00 wib, Ahad (4/10/2015). Hingga malam tiba, Marihot tidak kunjung pulang, lantas istrinya (boru Sitanggang) menghubungi keluarga suaminya itu dan langsung berusaha mencari.
Bahkan keluarganya sudah mencari ke tempat korban biasa bermain namun tak kunjung ditemukan. Pencarianpun dihentikan sementara dan berharap Marihot pulang sendiri.
Hingga pagi tiba, pencarianpun dilanjutkan, abang korban tergerak untuk mencari di belakang rumah yang memang terdapat kebun karet, saat menelusuri kebun karet itu, sontak abang korban kaget karena melihat adiknya sudah tergantung kaku di pohon karet.
Mendapati hal itu, abang korban langsung berteriak dan mencari pertolongan guna menurunkan adiknya yang sudah tergantung kaku tak bernyawa. Seketika keluarga Marihot mendatangi lokasi penemuan dan melihat tubuh Marihot sudah kaku tak bernyawa. Wargapun langsung berkerumun menyaksikan peristiwa itu.
Selanjutnya, petugas kepolisian yang mendapati informasi itu langsung menuju ke tempat kejadian bersama tim medis puskesmas Baganbatu guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.
Kepala puskesmas Bagan Batu, dr Josafat Silalahi usai melakukan visum mengatakan bahwa dugaan sementara korban murni bunuh diri. "Simpulnya tidak simpul mati, permukaan simpulnya tidak rata, lidah tergigit, lebam daerah anggota tubuh bagian bawah, luka leher terlihat jeratan tali, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," terangnya.
Sementara itu kapolsek Bagan Sinembah, kompol Dody Harza Kusuma SH SIK MSi ketika dikonfirmasi membenarkan atas kejadian itu. "Anggota sudah olah TKP, kasus ini masih dalam penyelidikan kita," jelas Kapolsek Kompol Dody. (sam)