Reses Nurul Ikhsan di Perhentian Marpoyan, Warga Sampaikan Aspirasi Masalah Banjir dan Zonasi Sekolah

datariau.com
1.536 view
Reses Nurul Ikhsan di Perhentian Marpoyan, Warga Sampaikan Aspirasi Masalah Banjir dan Zonasi Sekolah
Foto: Endi
Tampak salah seorang warga menyampaikan aspirasi dalam reses Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan di Perhentian Marpoyan, Rabu (27/7/2022).

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi Gerindra Plus, Nurul Ikhsan melaksanakan kegiatan reses di Jalan Karya Bakti, tepatnya Jalan Melur, RT 3 dan RT 4, RW 03 Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (27/7/2022).

Berbagai aspirasi satu per satu diusulkan masyarakat dalam kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2021/2022. Diantaranya, masalah banjir dan zonasi sekolah.

Salah satu warga, Suratman mengeluhkan masalah banjir yang kerap melanda wilayah pemukiman RW 03. Ia mengusulkan, melalui kegiatan reses ini terkait masalah banjir bisa menjadi perhatian yang serius Wakil Rakyat agar bisa segera teratasi.

"Hujan satu jam saja wilayah ini sudah tergenang air. Apalagi, rumah warga yang belum ditinggikan itu kalau ada hujan deras ya otomatis air masuk ke dalam rumah," ujar Suratman.

Menanggapi keluhan masalah banjir ini, Nurul Ikhsan akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Pekanbaru guna menindaklanjuti usulan masyarakat di RW 03. Nantinya, ia meminta Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk mengkaji ulang perencanaan awal sistem drainase yang ada di wilayah Kelurahan Perhentian Marpoyan tersebut.

"Ya, kita akan koordinasikan keluhan masalah banjir ini. Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi banjir. Karena banjir ini adalah salah satu program prioritas dari Pj Walikota Pekanbaru yang mesti diselesaikan," kata Nurul.

Selain banjir, Anggota DPRD Pekanbaru dari Dapil IV Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Marpoyan Damai ini juga mendapat aspirasi dari masyarakat mengenai banyaknya anak-anak tamatan SMP yang gagal masuk ke SMA Negeri karena adanya penerapan sistem zonasi. Hal ini diutarakan oleh Azizah di hadapan Nurul Ikhsan.

Ia berharap, DPRD Pekanbaru dapat memfasilitasi ke DPRD Provinsi Riau agar diusulkan pembangunan SMA Negeri di wilayah Kelurahan Perhentian Marpoyan Damai.

"Jujur, kami kewalahan anak-anak ini tidak bisa masuk ke SMA Negeri karena tidak masuk dalam zonasi. Mau tidak mau kami terpaksa masuk ke sekolah swasta dengan biayanya yang lebih mahal. Meskipun ini ranah provinsi, tapi saya harap bisalah dibangun satu sekolah di sini," ungkap Azizah.

Nurul Ikhsan mengaku prihatin mendengar keluhan masyarakat yang gagal meluluskan anaknya ke SMA Negeri karena tidak masuk dalam zonasi sekolah.

Ia menegaskan, bahwa dirinya tetap akan berkoordinasi dengan DPRD Provinsi Riau untuk bisa menambah bangunan SMA Negeri baru di Kota Pekanbaru.

"Ya, inilah kendala yang setiap tahun terjadi, masalah PPDB tingkat SMA. Apalagi, jumlah tamatan SMP ini tidak sebanding dengan jumlah SMA Negeri yang ada di Pekanbaru. Jadi ini akan terus kita koordinasikan dan komunikasi kita kepada DPRD Riau untuk dapat menambah bangunan SMAN di Pekanbaru,? ucap Nurul. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)