Rancangan APBD 2024 Tengah Dibahas di Tingkat Komisi DPRD Pekanbaru

datariau.com
2.028 view
Rancangan APBD 2024 Tengah Dibahas di Tingkat Komisi DPRD Pekanbaru
Ketua DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi ST.

PEKANBARU, datariau.com - Rancangan APBD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2024 saat ini tengah dalam proses pembahasan oleh komisi-komisi di DPRD Pekanbaru bersama mitra kerja. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRDPekanbaru Muhammad Sabarudi ST.

"Sekarang masih dalam pembahasan, kemarin kita sudah paripurna penyampaian nota keuangan R-APBD 2024 dan saat ini ada beberapa Komisi yang sedang melakukan pembahasan dengan OPD terkait. Mungkin dalam waktu yang akan datang, kita akan membahas dalam Banggar," kata Sabarudi, Rabu (11/10/2023).

Sabarudi mengatakan, postur R-APBD tahun 2024 tetap memprioritaskan apa yang menjadi persoalan di tengah masyarakat. Diantaranya seperti jalan rusak, banjir dan sampah.

"Sebenarnya, prioritas anggarannya hampir sama, yaitu infrastruktur, pendidikan dan kesehatan karena itu masih menjadi PR kita bersama. Jadi jalan berlubang, banjir dan sampah ini tetap menjadi program-program prioritas," ujarnya.

Sekedar gambaran, DPRD bersama Pemko Pekanbaru telah menyepakati KUA-PPAS APBD TA 2024 sebesar Rp 2,825 Triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan APBD TA 2023 senilai Rp 2,699 Triliun.

Sabarudi menginginkan anggaran untuk program-program prioritas dalam APBD tahun 2024 bisa dijalankan dengan maksimal. Khususnya, anggaran untuk menanggulangi banjir.

"Kalau bicara soal banjir itu bukan hanya satu bidang saja, melainkan melingkupi dari seluruh bidang. Termasuk masalah pembangunan drainase hingga pengelolaan sampah," terangnya.

Politisi PKS ini berharap program-program unggulan Pemko Pekanbaru dapat terus dijalankan di tahun 2024. Salah satunya program unggulan yang dirasakan masyarakat yakni program beasiswa pendidikan.

Sebanyak 488 mahasiswa telah menerima beasiswa pendidikan dari Pemko Pekanbaru tahun 2023. Dari 488 penerima beasiswa, 257 diantaranya mahasiswa berprestasi jenjang S1. Selanjutnya, 37 di antaranya kategori berprestasi jenjang D3. Kemudian 48 mahasiswa kategori berprestasi non-akademik, serta 136 mahasiswa penerima beasiswa kurang mampu.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)