PKL Kuliner Menjamur, Pemko Pekanbaru Diminta Lakukan Penataan Agar Tidak Menganggu Ketertiban Kota

datariau.com
2.050 view
PKL Kuliner Menjamur, Pemko Pekanbaru Diminta Lakukan Penataan Agar Tidak Menganggu Ketertiban Kota
Foto: Endi
Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zainal Arifin SE MH.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin SE MH mendorong keseriusan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam penataan sektor kuliner UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) yang menjamur di berbagai lokasi.

Ia menilai, perkembangan usaha kuliner di Kota Pekanbaru sangat pesat dan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kerakyatan. Namun, perlunya adanya penataan yang lebih baik agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

“Kita melihat di Kota Pekanbaru usaha-usaha kuliner ini sangat menjamur. Tentu ini salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan, jadi perlu kita dukung, kita bina, dan kita tata,” kata Zainal, Rabu (1/10/2025).

Menurut Zainal, penataan yang dilakukan pemerintah nantinya bukan hanya sebatas ketertiban, tetapi juga untuk memberi ruang usaha yang lebih baik bagi pelaku kuliner.

Politisi Gerindra ini mencontohkan pada era Walikota sebelumnya Firdaus MT, pemerintah kota sempat menyiapkan lokasi khusus bagi pedagang kuliner di beberapa titik.

"Ketika itu ada disiapkan tempat, ada dua lokasi kalau di Panam, di Jalan Purwodadi dan di belakang Giant. Itu memang dikelola dengan baik dan ditunjuk siapa yang mengkoordinir,” jelasnya.

Namun saat ini, kondisi berbeda terlihat di lapangan. Banyak pedagang kuliner justru memilih berjualan di trotoar maupun badan jalan. Hal ini dinilai mengganggu lalu lintas serta merugikan masyarakat pengguna jalan dan pejalan kaki.

“Sekarang kita lihat pedagang-pedagang itu justru berjualan di trotoar dan badan jalan. Nah, ini perlu ditertibkan supaya tidak mengganggu lalu lintas ataupun masyarakat, terutama pejalan kaki,” sebut Zainal. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)