Pemko Pekanbaru Diminta Belajar dari Kesuksesan Kota Padang Memberikan Stimulus Untuk LPS

datariau.com
2.312 view
Pemko Pekanbaru Diminta Belajar dari Kesuksesan Kota Padang Memberikan Stimulus Untuk LPS
Foto: Endi
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel SH MH.

PEKANBARU, datariau.com - Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel SH MH menyoroti lemahnya dukungan pemerintah terhadap Lembaga Pengelola Sampah (LPS) buntut adanya aksi para pekerja angkut sampah yang mengeluhkan ketidakmampuan mengangkut sampah tiga kali dalam sepekan lantaran belum ada titik terang terkait biaya pengangkutan sampah yang berbeda setiap LPS.

Menurutnya, tanpa stimulus, LPS akan kesulitan menjalankan tugas mengelola sampah di lingkungan masyarakat.

Politisi senior ini menyarankan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dapat mencontoh langkah Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang aktif memberikan bantuan nyata untuk memperkuat LPS.

"Di Kota Padang itu ada diberikan stimulus, bahkan pemerintahnya memberikan bantuan becak motor (bentor) baru. Dana pengadaannya pun diambil dari pokok-pokok pikiran anggota DPRD karena anggaran Pemko terbatas,” kata Roni, Jum'at (12/9/2025).

Roni menilai, Pemko Pekanbaru seharusnya bisa meniru cara tersebut agar persoalan yang dihadapi LPS-LPS setiap kelurahan bisa diatasi.

"Kalau di Padang bisa kreatif mendukung LPS, kenapa kita tidak? Sehingga problem sampah ini jangan hanya jadi beban masyarakat,” tegasnya.

Roni berpandangan, aksi demo damai para pekerja angkutan sampah di Kantor Walikota Pekanbaru Tenayan Raya berakar pada lemahnya dukungan pemerintah terhadap LPS.

“Rata-rata kondisi LPS itu minus. Mereka dibebankan menyediakan kendaraan minimal mobil pick up, tapi tidak ada diberikan stimulus dari pemerintah. Semua biaya, baik beli atau sewa kendaraan, termasuk gaji sopir, kernet hingga asuransi tenaga kerja, ditanggung sendiri,” ungkapnya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru ini mendukung keputusan Walikota Pekanbaru menyerahkan pengelolaan sampah ke LPS yang karena melibatkan RT RW, dan masyarakat tempatan yang lebih memahami lingkungannya.

Namun, Pemko Pekanbaru jangan terkesan memindahkan beban 'sakit kepala' kepada RT RW.

"Sampah ini secara khusus kan tanggung jawab pemerintah, secara umum baru tanggung jawab masyarakat. Makanya kami bilang pemerintah ini janganlah sampai memindahkan sakit kepalanya ke RW dan RT untuk mengelola sampah,” tutup Roni. (end)

Tag:LPSsampah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)