Pembunuh Anggota Kostrad di MTQ Pekanbaru Akhirnya Ditangkap Polisi di Bengkulu

1.448 view
Pembunuh Anggota Kostrad di MTQ Pekanbaru Akhirnya Ditangkap Polisi di Bengkulu
Lokasi ditabraknya anggota kostrad di Purna MTQ Pekanbaru.
PEKANBARU, datariau.com - Sat Reskrim Polresta Pekanbaru, Riau, akhirnya membekuk penabrak mati anggota Kostrad, Almarhum Dadi Santoso. Sang eksekutor itu diciduk dipersembunyiannya, Jalan Pinang Mas, Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Bengkulu, Sabtu (14/11/2015).

Setelah buron selama hampir 20 hari, AF yang disebut-sebut sebagai eksekutor (penabrak Dadi Santoso,red) akhirnya diciduk polisi. Bahkan petugas menghadiahi timah panas di kaki AF, karena berusaha melarikan diri, ketika dilakukan penggrebekan di sana.

Informasi yang dihimpun di Mapolresta Pekanbaru, Riau, Ahad (15/11/2015) pagi, di Bengkulu, AF numpang menetap di rumah yang diketahui milik saudara Amir (warga Bengkulu, red). Setelah polisi memastikan kebedaraan sang eksekutor, dia pun langsung ditangkap.

"AF sudah kita bawa ke Polresta Pekanbaru untuk diproses. Dia kita duga sebagai eksekutor (penabrak, red) yang saat kejadian juga selaku orang yang mengendarai mobil," sebut Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono.

DIkatakan Putut, pihaknya kini tengah memburu satu pelaku lainnya, yang diduga kuat turut serta pada kasus ini. "Sebelumnya sudah ada satu orang yang kita amankan, namun hasil penyelidikan, keterlibatan orang ini pasif. Jadi baru AF yang kita tetapkan sebagai tersangka, satu pelaku lagi masih kita kejar," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota TNI berpangkat Kopda bernama Dadi Santoso, tewas dengan sejumlah luka parah di kepala, usai terseret dan terlindas mobil, Senin (26/10/2015) dinihari lalu, di dalam kawasan Purna MTQ Pekanbaru, Riau. Kuat dugaan, korban sengaja ditabrak oleh beberapa orang tak dikenal, disebabkan sakit hati.

Anggota Kostrad Batalyon kesehatan yang didatangkan ke Pekanbaru dalam rangka penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan tersebut diduga sengaja ditabrak oleh beberapa orang, karena saat itu dirinya hendak melerai keributan di dalam area Purna MTQ. (gus)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)