Munawar Syahputra Apresiasi Polda Riau Ungkap Dugaan Penyelewengan 6.500 Liter BBM Subsidi

datariau.com
140 view
Munawar Syahputra Apresiasi Polda Riau Ungkap Dugaan Penyelewengan 6.500 Liter BBM Subsidi
Foto: Endi
Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Riau, Munawar Syahputra, mengapresiasi langkah Polda Riau mengungkap dugaan penyelewengan BBM bersubsidi di Kabupaten Siak dan Kabupaten Kampar.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Riau, Munawar Syahputra, mengapresiasi langkah Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengungkap dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Siak dan Kabupaten Kampar.

Pengungkapan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus menjaga distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran. Langkah ini juga diharapkan dapat menjawab keluhan masyarakat mengenai antrean panjang kendaraan yang hendak mendapatkan solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Kami apresiasi Kapolda Riau dan jajaran atas keberhasilan penggerebekan ribuan liter BBM ilegal di Siak dan Kampar. Tentu ini bentuk respons terhadap keluhan masyarakat terkait antrean solar di SPBU-SPBU,” ujar Munawar, Kamis (22/10/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Riau tersebut menegaskan, penanganan kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi harus dilakukan secara menyeluruh. Ia mendukung agar seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk jaringan yang berada di belakang praktik tersebut, diusut hingga tuntas.

Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pihak yang ditemukan di lokasi kejadian. Aparat penegak hukum perlu menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain agar praktik serupa tidak terus berulang.

Munawar juga meminta agar setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tindakan tegas, cepat, dan tidak pandang bulu ini bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran, mencegah kerugian negara, dan melindungi masyarakat kecil yang berhak,” tegasnya.

Ia menyatakan mendukung penuh langkah Polda Riau di bawah kepemimpinan Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam menuntaskan persoalan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Riau.

Munawar menilai pengawasan distribusi BBM subsidi perlu terus diperkuat agar bahan bakar yang diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang berhak tidak disalahgunakan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan, mengoplos, ataupun mempermainkan harga BBM bersubsidi demi memperoleh keuntungan pribadi.

“Kita sangat mendukung penuh langkah tegas Polda Riau dalam memberantas mafia migas di Riau yang kaya minyak,” ujarnya.

Polda Riau Sita 6.500 Liter Biosolar


Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menyita sekitar 6.500 liter BBM bersubsidi jenis biosolar yang diduga diselewengkan di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

Penyitaan tersebut menjadi bagian dari pengungkapan dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang tengah ditangani aparat kepolisian.

Selain di Kabupaten Siak, Polda Riau juga melakukan penggerebekan terhadap sebuah gudang di Desa Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Gudang tersebut diduga menjadi lokasi penampungan solar ilegal.

Pengungkapan di dua kabupaten tersebut menjadi perhatian karena penyalahgunaan BBM bersubsidi berpotensi mengganggu distribusi energi yang seharusnya dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

BBM bersubsidi merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan sektor tertentu dengan harga yang telah ditetapkan. Karena itu, pengawasan terhadap penyaluran dan penggunaannya menjadi hal penting untuk mencegah penyimpangan.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)