Ketua DPRD Kota Pekanbaru Setuju Lato-lato Dilarang di Sekolah

datariau.com
826 view
Ketua DPRD Kota Pekanbaru Setuju Lato-lato Dilarang di Sekolah

PEKANBARU, datariau.com - Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST mendukung kebijakan Dinas Pendidikan atau Disdik Kota Pekanbaru yang melarang para siswa untuk bermain lato-lato di lingkungan sekolah. Pelarangan ini lantaran banyak para siswa yang memainkan lato-lato sehingga dinilai menggangu proses belajar mengajar.

"Sejatinya, sekolah adalah tempat belajar. Jadi kita harus mulai memberikan pembelajaran untuk anak-anak mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan di sekolah," kata Sabarudi, Kamis (19/1/2023).

Menurut Sabarudi, suara yang ditimbulkan permainan tradisional ini memang cukup keras. Maka dari itu, tentu suara yang ditimbulkan lato-lato bisa mengganggu proses pembelajaran. Baik itu mengganggu para murid maupun para guru yang tengah mengajar.

"Saya menyambut baik dengan keluarnya larangan larangan bermain lato-lato di sekolah oleh Disdik Pekanbaru," ujarnya.

Politisi PKS ini juga mengimbau para orang tua agar selalu mengawasi anaknya ketika bermain lato-lato. Sebab, pecahan dari lato-lato tersebut dapat menimbulkan cedera pada anak seperti yang terjadi di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

"Pada intinya disini pengawasan orang tua sangat penting, kita himbau orang tua untuk selalu mengawasi anaknya ketika bermain lato-lato ataupun handphone," tutup Sabarudi. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)