Hasil Pertemuan Komisi IV dengan LPS: Pengelola Sampah Pekanbaru Butuh Tambahan Transdepo

datariau.com
2.222 view
Hasil Pertemuan Komisi IV dengan LPS: Pengelola Sampah Pekanbaru Butuh Tambahan Transdepo
Foto: Endi
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois SAg.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois SAg, menyampaikan hasil pertemuan dengan sejumlah pengurus Lembaga Pengelola Sampah (LPS) kelurahan yang diadakan di Ruang Rapat Paripurna, Rabu (17/9/2025) kemarin sore.

Pertemuan ini menjadi ajang penyampaian keluh kesah LPS yang sudah menjalankan tugas pengelolaan sampah di tingkat masyarakat sejak 2 Juli 2025.

Rois menyebutkan bahwa program yang baru berjalan dua bulan lebih ini dinilai belum sesuai dengan harapan. Berbagai persoalan muncul, mulai dari fasilitas penunjang yang tidak memadai hingga lemahnya sosialisasi.

“Mereka menyampaikan keluh kesah. Sejak 2 Juli 2025 sampai hari ini berjalan, ya sekitar dua bulan lebih. Menurut mereka, ini belum sesuai dengan yang diharapkan. Jadi banyak hal yang perlu dievaluasi,” ujar Rois, Senin (15/9/2025).

Dijelaskan Rois, salah satu keluhan LPS adalah keberadaan Transdepo atau lokasi penampungan sementara sampah. Menurutnya, jumlah Transdepo saat ini sangat terbatas, bahkan ada yang sudah ditutup dan jarak angkut terlalu jauh sehingga menyulitkan LPS.

"Hitungan mereka kalau dari Panam harus ke Palas atau dari Simpang Tiga ke Palas itu sangat jauh. Mereka minta kalau bisa ditambah Transdepo,” ujarnya.

Selain itu, Kata Rois, LPS juga mengusulkan adanya penyediaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sejumlah wilayah dengan sistem truk ambrol, yang baknya bisa diturunkan untuk meminimalisir jarak angkut sampah.

Ia juga mengungkapkan, masalah lain yang dihadapi LPS adalah keterbatasan armada. Sejumlah pengurus LPS bahkan terpaksa membeli kendaraan dengan cara kredit setelah mengetahui adanya program pemerintah kota.

“Mestinya mereka sudah punya armada sebelumnya. Tetapi karena ada program LPS, mereka membeli mobil dengan cara kredit. Nah ini yang jadi masalah. Kalau sudah mengkredit, ditambah kendala operasional, makin berat bebannya,” paparnya.

LPS yang memang sejak awal memiliki armada sendiri tidak terlalu banyak menghadapi masalah. Namun bagi yang harus menutupi cicilan, kondisi ini menjadi hambatan serius dalam menjalankan tugas.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)