Ginda Burnama: Anak SMP Bawa Motor ke Sekolah Sangat Berbahaya

datariau.com
712 view
Ginda Burnama: Anak SMP Bawa Motor ke Sekolah Sangat Berbahaya
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST.

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST mengapresiasi langkah aparat kepolisian dalam menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2022. Ia menilai, operasi patuh ini dilakukan demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan aturan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan.

"Kita lihat banyak anak-anak sekolah khususnya tingkat SMP yang sudah bisa memakai sepeda motor, inikan tidak boleh. Kepada orang tua, kita minta tekankan kepada anak-anaknya soal aturan berkendara," kata Ginda, Rabu (15/6/2022).

Politisi Gerindra ini juga berpesan kepada pihak sekolah agar tidak membiarkan siswa ke sekolah mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm dan tidak memiliki SIM.

"Bagaimanapun, anak-anak kita ini harus diberi perhatian khusus, sabar dulu sampai syarat berkendara terpenuhi, yakni umur 17 tahun dan sudah dapat SIM," ujarnya.

Sebagai informasi, aparat kepolisian dari Polda Riau dan jajaran serta dibantu menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2022 sejak Senin 13 Juni kemarin. Operasi Lancang Kuning ini dilaksanakan selama 14 hari dan berakhir pada 26 Juni 2022 mendatang.

Dalam operasi Lancang Kunung ini terdapat 8 pelanggaran prioritas yang akan ditindak yakni tidak mengenakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan, melanggar batas kecepatan, knalpot bising (brong), melawan arus lalu lintas, menggunakan handphone saat mengemudi, melanggar lampu lalu lintas dan tidak memiliki atau membawa SIM. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)