DPRD Pekanbaru Murka Pengerjaan IPAL Kian Merugikan Masyarakat

Endi Dwi Setyo
587 view
DPRD Pekanbaru Murka Pengerjaan IPAL Kian Merugikan Masyarakat
Foto: Endi Dwi Setyo
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Robin Eduar

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar mengaku murka melihat kinerja dari kontraktor pengerjaan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang seakan tidak bertanggungjawab dan bekerja seenaknya sehingga menimbulkan banyak keluhan bagi masyarakat.

"IPAL ini sudah menahun dan tidak selesai-selesai juga. Yang paling dirugikan itu adalah masyarakat, pengguna jalan, kemudian membuat mati usaha orang disekitar galian itu. Terus jalan itu rusak dibuatnya, debu dimana-mana," kata Robin, Senin (1/11/2021).

Robin menilai pihak kontraktor telah bertindak semena-mena dalam melakukan pengerjaan sehingga membuat masyarakat dirugikan terkait pengerjaan IPAL.

Pasalnya, air sendimen yang disedot tersebut dibuang ke drainase sehingga membuat tersumbat yang akhirnya menyebabkan terjadi banjir apabila hujan turun.

"Jadi kontraktor harus bertanggungjawab, jalan rusak ini harusnya segera diperbaiki.

Karena banyak jalan berlubang, semestinya yang berlubang itu harusnya langsung ditutup agar tidak merugikan dan membahayakan pengguna jalan," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mendesak Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) agar melakukan pengawasan terhadap kinerja dari kontraktor pengerjaan IPAL tersebut.

"Harus ada pengawasan. Jangan diberi izin saja tanpa ada pengawasan sehingga kontraktor ini bekerja seenak perutnya saja. Masyarakat sangat dirugikan dan masyarakat itu sudah capek," ucapnya.

Ia juga meminta Dinas PUPR Kota Pekanbaru agar dapat memberikan teguran kepada pihak kontraktor jika ditemukan adanya pelanggaran dan aduan dari masyarakat.

"Berikan teguran apabila kontraktor itu tidak bekerja sesuai dengan SOP," tegasnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)