DPRD Pekanbaru Dukung Jam Belajar Tatap Muka Ditambah

Endi Dwi Setyo
485 view
DPRD Pekanbaru Dukung Jam Belajar Tatap Muka Ditambah
Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zulkarnain

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zulkarnain menyambut baik usulan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru yang akan menambah jam belajar tatap muka dari dua jam menjadi empat jam.

"Kita sangat mendukung, selagi itu tidak ada klaster dan tidak adanya penambahan kasus Covid-19 di sekolah. Tapi yang jelas, kita (DPRD) ingatkan jangan pernah lalai akan protokol kesehatan," kata Zulkarnain, Kamis (7/10/2021).

Zulkarnain menyebut, dengan adanya usulan penambahan jam belajar ini dinilai dapat membuat pembelajaran bagi pelajar agar lebih efektif.

"Tiga jam belajar itu kondisinya sangatlah sedikit, dibandingkan belajar online itu yang sangat banyak kelemahan dan kekurangan," ujarnya.

Ia menambahkan, usulan penambahan satu jam pelajaran dari Disdik ini juga mengacu pada perkembangan penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru yang mengalami penurunan kasus.

"Ya, alhamdulillah, kita bersyukur angka kasus penyebaran covid-19 ini cenderung menurun. Namun, kita minta semua hendaknya tidak pernah lalai. Kehati-hatian prokes itu tetap dijalankan," ucapnya.

Politisi PPP ini juga mengingatkan agar pihak sekolah senantiasa untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, para orang tua murid juga diimbau untuk tidak pernah lalai.

"Ini adalah tugas dan kewajiban kita bersama. Mari kita dukung. Mendukung bukan berarti cuman mengantar anak itu kesekolah, tapi prokes ini sangat kita dukung. Sekolah juga jangan lalai," pungkasnya.

Diketahui, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru secara bertahap akan menambah jam belajar tatap muka dari dua jam menjadi empat jam.

"Jam belajar saat sekolah tatap muka diusulkan ditambah, usulan ini agar sekolah tatap muka yang tengah berlangsung lebih efektif," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas.

Pengajuan penambahan jam belajar ini telah disetujui dalam rapat evaluasi bersama Forkompinda Pekanbaru. Karena dikatakan Ismardi, sebelumnya waktu belajar maksimal hingga tiga jam. Saat ini diajukan hingga empat jam dalam satu kali pertemuan. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)