Didapuk Jadi Ketua Komisi II, Dapot Sinaga Langsung 'Tancap Gas'

Endi Dwi Setyo
1.258 view
Didapuk Jadi Ketua Komisi II, Dapot Sinaga Langsung 'Tancap Gas'
Foto: Endi Dwi Setyo
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE menyebut akan memanggil Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru untuk menyikapi persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok dan sembako.

"Saya ini kan baru ditetapkan sebagai Ketua Komisi II, jadi langkah pertama saya tentu akan memanggil dulu Disperindag sebagai OPD terkait soal kenaikan harga-harga bahan pokok ini," kata Dapot usai resmi ditetapkan sebagai Ketua Komisi II dalam sidang paripurna penetapan perubahan susunan keanggotaan AKD, Senin (7/3/2022).

Dapot menegaskan, Komisi II DPRD nantinya juga akan menjadwalkan agenda inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang dan pasar yang ada di Kota Pekanbaru. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya terjadinya aksi penimbunan kebutuhan bahan pokok atau sembako.

"Kita (Komisi II) ingatkan jangan sampai ada permainan bahan pokok ini. Kita akan sisir satu per satu gudang-gudang dan pasar yang ada di Pekanbaru ini. Mana tahu karena menjelang puasa ini ada oknum yang nakal membuat penumpukan bahan pokok atau sembako," tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyebut, tujuan Komisi II memanggil Disperindag guna mengetahui secara jelas penyebab naiknya harga kebutuhan pokok atau sembako.

"Rencananya besok kita panggil dan rapat dulu dengan Disperindag, bahan pokok apa saja yang mengalami kenaikan. Barulah nanti kita akan melakukan sidak ke gudang-gudang dan pasar untuk memastikan tidak adanya oknum yang nakal," tutup Dapot.

Sebagai informasi, Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan Dapot Sinaga SE resmi menjadi Ketua Komisi II menggantikan H Fathullah SH MH. Sebelumnya, Dapot menjadi Sekretaris Komisi II. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)