Anggota DPRD Pekanbaru Zulkardi Turun ke Lapangan Tinjau Banjir di Kelurahan Limbungan

datariau.com
1.512 view
Anggota DPRD Pekanbaru Zulkardi Turun ke Lapangan Tinjau Banjir di Kelurahan Limbungan
Foto: Endi
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi turun langsung meninjau lokasi banjir di Jalan M Nur, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur beberapa waktu lalu.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi turun langsung meninjau lokasi banjir di Jalan M Nur, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur beberapa waktu lalu. Peninjauan ini dilakukan menyikapi keresahan warga sekitar yang sering dilanda banjir.

Legislator Dapil Rumbai ini juga meninjau pasukan kuning membersihkan parit yang dipenuhi sedimen yang menjadi salah satu penyebab utama genangan air di kawasan tersebut.

Zulkardi menyampaikan kawasan Rumbai kerap dilanda banjir. Salah satu penyebabnya adalah posisinya yang bersebelahan dengan Sungai Siak. Ditambah lagi, pembukaan pintu air PLTA juga meningkatkan debit air sehingga memicu terjadinya banjir.

"Di Rumbai itu bukan banjir tahunan lagi, tapi jam. Kalau hujan dua jam saja, pasti banjir. Contohnya di Jalan M Nur dan Jalan Sembilang, hujan dua jam saja bisa membuat banjir setinggi 80 cm," kata Zulkardi, Selasa (21/1/2025).

Dalam tinjauannya ini, Zulkardi bersama RT RW, Lurah, Camat, dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan normalisasi parit-parit. Pembersihan secara manual ini dilakukan dengan bantuan petugas kebersihan sudah dimulai.

"Kemarin sudah kita bersihkan sebagian, tetapi kita juga harus melihat masalah dari hulu ke hilir. Aliran air tidak terhubung ke Sungai Siak, sehingga menumpuk di lokasi ini dan menyebabkan banjir,” ucapnya.

Selain di Jalan M Nur, kondisi drainase serupa terjadi di Jalan Harapan yang juga mengalami penumpukan sedimen tinggi. Anggota Komisi IV ini pun mengajak agar gotong royong terus digalakkan untuk memastikan aliran air lancar.

"Alhamdulillah, Sabtu kemarin kita gotong royong bersama di Jalan Sembilang dan sekarang parit sudah bersih. Selanjutnya, tinggal memastikan aliran ini tersambung ke hulu,” jelasnya.

Zulkardi juga menyoroti peran Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang dianggap menjadi salah satu penyebab utama masalah banjir. Ia menyebutkan bahwa PHR seharusnya membuat sistem irigasi yang mampu menahan debit air dari kawasan atas ke bawah.

"Kami akan memeriksa dulu masterplan mereka, bagaimana pengelolaan aliran air dari PHR. Ini menjadi target kita untuk bagaimana PHR bertanggung jawab untuk situasi dan kondisi hari ini di Rumbai,” paparnya.

Ia pun berencana memanggil pihak PHR untuk membahas perbaikan saluran air di wilayah tersebut dan diharapkan dapat segera membenahi saluran-saluran yang bermasalah agar banjir dapat diatasi secara menyeluruh.

"Debit air terbesar di kawasan ini berasal dari PHR. Jadi, kita akan lihat bagaimana mereka mengelola aliran buangan. Setelah itu, baru kita ambil langkah selanjutnya," ucap Zulkardi.

Zulkardi juga mengajak masyarakat dan pihak terkait untuk terus bersinergi dalam menangani permasalahan banjir di Kecamatan Rumbai.

"Masalah banjir ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga semua pihak. Kita harus bersama-sama menjaga kebersihan saluran air dan memastikan aliran berjalan lancar," tutupnya. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)