Ada Indikasi Intervensi dalam Pemilihan Ketua RT RW, Komisi I Jadwalkan Hearing Pemko Pekanbaru

datariau.com
318 view
Ada Indikasi Intervensi dalam Pemilihan Ketua RT RW, Komisi I Jadwalkan Hearing Pemko Pekanbaru
Foto: Endi
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Syafri Syarif SE.

PEKANBARU, datariau.com - Komisi I DPRD Pekanbaru menerima aduan adanya dugaan intervensi dalam proses pemilihan Ketua RT dan Ketua RW di Kota Pekanbaru yang saat ini sedang berlangsung. Hal ini disampaikan Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Syafri Syarif SE.

Ia menyebut, laporan tersebut datang dari beberapa kecamatan dan kelurahan di Kota Pekanbaru.

"Ya, hari ini sedang dilakukan tahapan pemilihan RT RW, memang kami banyak juga dapat laporan dari masyarakat terhadap proses tahapan yang telah dilaksanakan. Ada beberapa laporan yang kami terima, ada intervensi dari pihak kelurahan ataupun kecamatan," kata Syarif, Kamis (2/4/2026).

Namun begitu, Syarif menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Pekanbaru terkait dugaan intervensi tersebut.

"Ini yang kita belum dapat kami informasi jelasnya dari pemerintah. Mudah-mudahan nanti kami bisa undang dari pemerintah kota untuk memberikan tanggapan dan respon terhadap keluhan-keluhan masyarakat terkait proses pemilihan RT RW," jelasnya.

Komisi I DPRD Pekanbaru juga berencana menindaklanjuti dugaan intervensi pemilihan RT RW ini melalui rapat dengar pendapat (hearing) bersama pihak terkait, seperti Bagian Hukum dan Asisten I Setdako Pekanbaru.

“Kita akan tindak lanjuti, kemungkinan dengan hearing bersama Kabag Hukum dan Asisten I,” jelasnya.

Politisi Golkar ini berharap seluruh tahapan pemilihan RT dan RW dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

"Proses (pemilihan RT RW) ini harus berjalan sesuai juknis dan perwako yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kota. Nangan keluar dari perwako, jangan keluar dari juknis dan juga jangan pernah buat aturan sendiri," tutup Syarif. (end)

Tag:RTrw
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)