Wartawan di Inhil Juga Menjadi Korban Website Saracen

datariau.com
2.040 view
Wartawan di Inhil Juga Menjadi Korban Website Saracen
Ist.
Ruang redaksi media online saracennews.

TEMBILAHAN, datariau.com - Hariyadi, wartawan salah satu media online yang bertugas di Kabupaten Indragiri Hilir mengaku juga dicatut namanya oleh jaringan penyedia jasa konten ujaran kebencian Saracen dalam websitenya Saracennews.com.

Nama Hariyadi tampak pada susunan redaksi website Saracennews.com‎ sebagai reporter yang bertugas di Inhil.

"Nama saya juga dicatut oleh pengelola situs Saracennews.com, seperti wartawan di Pekanbaru itu," kata Hariyadi, Jum'at (25/8/2017) malam.

Ia menegaskan, sama sekali tidak tahu kalau namanya ada di jaringan penyedia jasa konten ujaran kebencian tersebut kalau tidak dikasih tahu temannya. "Saya saja tahu nama saya ada di jajaran redaksi setelah ada teman yang memberitahukan kepada saya," ujarnya.

Ditambahkannya, tindakan pencatutan namanya ini tentu saja merugikan dirinya, karena banyak rekannya yang menanyakan permasalahan ini kepadanya. "Dengan ini, sekali lagi saya menyatakan tidak pernah tahu dan berurusan dengan pengelola saracennews.com. Hal ini telah merugikan nama baik saya," tegasnya.

Selain Hariyadi, sebelumnya wartawan di Kota Pekanbaru bernama Zukri Subayang juga kaget namanya tertulis sebagai reporter liputan Pekanbaru di ruang redaksi Saracennews.com tersebut.

Zukri merupakan wartawan salah satu media online di Pekanbaru. Saat dikonfirmasi Zukri tidak tahu soal Saracen. Ia membantah klaim Saracen yang memuat namanya dalam susunan redaksi tersebut. Zukri menegaskan tidak tahu dan tidak mengenal apa itu portal berita Saracen.

Zukri mengatakan namanya telah dicatut oleh pengurus portal media Saracen dalam jajaran keredaksiannya. Mantan wartawan media cetak di Pekanbaru ini sama sekali tidak pernah mengenal Pemimpin Redaksi Saracen Jasriadi.

Hal ini menambah serangkaian tindak pelanggaran hukum yang dilakukan jaringan Saracen yang kini ditangani Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri yang telah menangkap tiga orang dari kelompok Saracen.

Sindikat penyedia jasa konten kebencian ini mengelola media online Saracen yang beralamat di Jalan Kasah, Kecamatan Tangkerang Tengah, Pekanbaru, Riau. Tiga anggota Saracen yang ditangkap Bareskrim diduga bertindak sebagai kelompok yang menerima pemesanan untuk menyebarkan kebencian dengan motif ekonomi. Kasus ini ditangani Mabes Polri, meskipun domisili pelakunya di Kota Pekanbaru-Riau.

Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)