Pria Spesialis Ganjal ATM Ditangkap di Pekanbaru, Pengakuannya Mengejutkan

datariau.com
2.931 view
Pria Spesialis Ganjal ATM Ditangkap di Pekanbaru, Pengakuannya Mengejutkan

PEKANBARU, datariau.com - Jika diperhatikan sekilas, tampang Dicky Wahyudi (61) mengesankan pria baik dan terhormat, namun siapa sangka warga Pasaman, Sumatera Barat tersebut merupakan dedengkot penjahat pengincar nasabah bank pemilik kartu ATM di Pekanbaru. Pria berkaca mata tersebut sepertinya sengaja ke Pekanbaru untuk melakukan tindak kejahatannya.

Rangkaian panjang tindak kejahatan Dicky Wahyudi akhirnya dihentkan aparat Polsek Sukajadi, Pekanbaru, Sabtu (2/12/2017) dini hari di Hotel Cititel Jalan Sisingamaharaja, sekitar pukul 3.00 WIB, setelah dilaporkan seorang korban pemilik ATM Bank Mandiri.

Dalam laporan singkat Polresta Pekanbaru kepada Bagian Humas Polda Riau, dijelaskan bahwa yang melaporkan Dicky adalah Syamsul Bahri (53) warga Jalan S Parman Pekanbaru, ia jadi korban kejahatan Dicky ketika hendak melakukan transaksi perbankan lewat ATM Mandiri di RS Eria Bunda Jalan KH Ahmad Dahlan pada Selasa (10/10/2017) lalu, sekitar pukul 21.45 WIB.

Ketika itu, korban gagal melakukan transfer di ATM tersebut karena kartu ATM-nya tak bisa masuk, lalu datang seorang pria tak dikenal yang belakangan diketahui merupakan Dicky pura-pura menolong korban dengan cara meminta korban menekan PIN ATM serta nominal uang yang akan ditrasfer lalu menekan tombol OK. Transaksi gagal dan yang keluar adalah kerta kosong. Saat hendak bertanya lagi, pria tak dikenal tersebut sudah menghilang.

Korban lantas mencoba mentransfer di ATM Mandiri di UIN Suska, namun lagi-lagi gagal dan ketika itu dari SMS Banking masuk pemberitahuan kalau saldo ATM-nya sudah berkurang. Merasa menjadi korban kejahatan, Syamsul Bahri lantas melapor ke polisi.

Berdasarkan laporan korban, Polsek Sukajadi mulai melakukan penyelidikan dan penelusuran, akhirnya didapat informasi pria yang pura-pura menolong Syamsul Bahri berada di Hotel Cititel dan dilakukan penangkapan dini hari tadi.

Dari hasil intrograsi, Dicky mengaku sudah beberapa bulan ini melakukan kejahatan dengan modus mengganjal mesin ATM dengan tusuk gigi. Dari tangan pelaku disita 33 kartu ATM berbagai bank dan uang Rp1 juta. Kepada penyidik Dicky merincikan yang telah dijarah dari puluhan korban di sejulah mesin ATM di Pekanbaru.

Uang terbesar yang pernah dikuras Dicky sebesar Rp51 juta dari ATM Mandiri SPBU Jalan Imam Munandar, kemudian Rp15 juta dari ATM Mandiri di Arena Pool Jalan Kuantan Raya. Dana terkecil yang didapat pelaku dari korban Rp1 juta. Jika ditotal, pelaku sudah menguras lebih dari seratus juta dari ATM para korban, demikian dikutip riauterkini.com.

Tag:Atm
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)