PEKANBARU, datariau.com - Mobil mini bus Avanza warna hitam yang digunakan untuk merampok mobil truk cold diesel bermuatan sawit di kilo nol, jalan lintas Riau-Sumut di Rohil, mirip Avanza Briptu CL, personil Polres Rohil. Saat tim mendatangi rumahnya, yang bersangkutan kedapatan sedang memasang plat nomor kenderaan.
Informasi yang dirangkum, Senin (21/11/2016), kejadian berawal pada Jum'at (18/11/2016) sekira pukul 03.00 WIB, awalnya melintas cold diesel BM 9246 PU di wilayah Balam kilometer nol.
Kemudian datang satu mobil Avanza warna hitam tanpa plat nomor, turun dari dalam mobil 6 orang menyandera pengguna cold diesel dengan menggunakan senjata api. Korban berjumlah tiga orang diikat menggunakan lakban warna hitam dan ditaruh di bagian belakang mobil Avanza. Dan mobil Avanza pergi menuju ke Sintong.
Kemudian datang 1 lagi mobil colt disel dikendarai oleh J (tersangka) dan D (DPO) untuk memindahkan buah sawit yang berada pada colt diesel BM 9246 PU ke colt diesel yang baru datang (identitas mobil masih dalam lidik). Sementara di lokasi tersebut colt disel BM 9246 PU dijaga A (DPO).
Setelah selesai pemindahan buah sawit, datang lagi mobil Avanza warna hitam yang dikendarai oleh Ag yang tadi membawa 3 korban. Selanjutnya, J naik ke mobil Avanza. Sementara kedua cold diesel yang sudah berisi sawit tadi pergi, tidak tahu kemana, Avanza yang dikendarai oleh Ag dan 2 orang lagi yang belum dikenal dengan penumpang J dan 3 korban berputar-putar sekitar Balam hingga malam hari.
Kemudian pada malam hari, korban diturunkan di Gang Janda di gubuk milik Uni, kemudian korban ditinggal dalam keadaan terikat. Selanjutnya korban melapor ke Pos Balam kilometer 8.
Tim gabungan antara Tim Opsnal dan Polsek Bangko Pusako melakukan penyelidikan, didapat informasi bahwa Avanza yang digunakan dalam aksi perampokan mirip dengan Avanza Briptu CL, personil Polres Rohil.
Pada saat tim datang ke rumahnya, yang bersangkutan sedang membersihkan mobil Avanza warna hitam dan memasang plat mobil. Tampak 2 laki-laki yang berada di dalam rumah lari melalui pintu belakang, diduga keduanya ini Ag dan T.
Untuk menginfirmasi, tim mendatangkan korban ke TKP penemuan mobil. Korban mengiyakan bahwa mobil Avanza yang berwarna hitam itu adalah mobil yang digunakan untuk menyandera korban.
Kemudian dilakukan penggeledahan rumah dan ditemukan dompet korban. Lalu mobil Avanza dibawa ke Polres Rokan Hilir.
Pada Sabtu (19/11/16/2016) pukul 19.30 WIB didapat informasi bahwa J berada di Balam kilometer 21 dan dilakukan penangkapan. Selanjutnya berdasarkan keterangan J, bahwa salah satu korban inisial R ikut terlibat dalam perampokan ini. Kedua tersangka tersebut diamankan di Polres Rokan Hilir.
Atas kejadian tersebut, Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis SIK MH ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp hingga Senin (21/11/2016) pukul 23.15 WIB belum membalas.