Masih Diburu, Ini Data dan Foto Tahanan Rutan Rengat yang Kabur

datariau.com
3.565 view
Masih Diburu, Ini Data dan Foto Tahanan Rutan Rengat yang Kabur
Empat tahanan yang kabur dari Rutan Rengat.

RENGAT, datariau.com - Empat tananan Rutan kelas II B Rengat masih diburu. Mereka kabur dengan cara melompati pagar tinggi 6 meter.

Sementara 2 orang lagi gagal kabur karena mengalami patah tulang saat berusaha kabur, sementara 4 tahanan lainnya berhasil melarikan diri dan diburu petugas.

Dua tahanan yang mengalami patah tulang saat berusaha melarikan diri dari Rutan Rengat ini disampaikan kepala Rutan Rengat, Abdul Aziz saat dikonfirmasi Selasa (24/5/16) mengatakan, selain 2 tahanan yang berhasil ditangkap saat berusaha kabur dengan kondisi patah tulang, 4 tahanan lainya berhasil melarikan diri dan masih diburu petugas.

"Dua tahanan yang tidak berhasil melarikan diri adalah‎ Harianto alias Heri (36) warga perkebunan Sei Lala, Kecamatan Sei Lala kasus Narkoba mengalami patah lengan sebelah kiri, serta Rusli Yahya (38) juga kasus Narkoba mengalami patah pinggang. Untuk empat tahanan lainya berhasil melarikan diri dan masih diburu petugas," ujarnya.

Diungkapkanya, kaburnya tahanan Rutan Rengat ini terjadi pada Selasa (24/5) sekira pukul 04.30 Wib‎ dengan membobol terali atas plafon kamar mandi, dilanjutkan dengan membobol seng atap blok Rutan dan melompati pagar pengaman Rutan setinggi 6 meter.‎

"Dari 6 tahanan yang kabur, 4 tahanan berhasil melarikan diri dengan menjebol plafon kamar mandi kemudian berjalan menuju atap dapur dan dari atap dapur melompat ke tembok pengaman setinggi 6 meter yang berjarak 1,5 meter dari atap dapur. Sedangkan 2 orang tahanan lagi, tidak berhasil karena terjatuh pada saat meloncat dari atap dapur ke tembok pengaman, sehingga mengalami luka patah tangan sebelah kiri dan pinggang," ungkapnya.

Ditambahkanya, tahanan yang kabur ini masih berstatus tahanan hakim atau A III, bukan narapidana (Napi). Dimana 4 tahanan yang berhasil kabur adalah ‎Haris Gule warga Marpoyan Damai, Pekanbaru perkara pencurian, ‎Mareti Laola warga desa Pontian Mekar Kecamatan Lubuk Batu Jaya perkara pencabulan anak dibawah umur dan Deni Setiawan warga desa Wonosari Lirik perkara pencurian serta Ali Amran warga desa Banjar Balam Kecamatan Lirik perkara perjudian.

"Selain kondisi cuaca sedang hujan lebat dan kondisi Rutan yang sangat memprihatinkan dengan banyaknya bangunan yang sudah lapuk serta petugas yang hanya 25 orang. Hal ini ‎tidak dapat dielakkan, apalagi dengan kondisi Rutan yang sudah over kapasitas dengan penghuni saat ini mencapai 397 Napi. Sementara idealnya Rutan Rengat diisi 175 Napi," pungkasnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)