Kasus Pencemaran Nama Baik, Oknum Tim Sukses Firdaus-Ayat Diperiksa Polda Riau

datariau.com
2.494 view
Kasus Pencemaran Nama Baik, Oknum Tim Sukses Firdaus-Ayat Diperiksa Polda Riau
facebook
Aniz Munzil (kiri) foto bersama Calon Walikota Pekanbaru Firdaus MT.

PEKANBARU, datariau.com - Kasus dugaan pencemaran nama baik melalui medsos Facebook (Fb) terhadap pelapor Agung Nugroho, pengusaha yang juga Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau terus bergulir.

Jumat pagi (13/1/2017), seorang saksi lagi atas nama Anis Munzil yang disebut-sebut sebagai Tim Sukses Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat Cahyadi dipanggil sebagai saksi Randy Ridwan SH. Randy sendiri merupakan pihak yang dilaporkan (terlapor) oleh Agung Nugroho.

Dikutip riauterkinicom, di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Anis memenuhi panggilan penyidik Subdit 2 Aiptu Nanda sekira pukul 09.00 WIB. Politisi Partai Demokrat ini didampingi pengacaranya, Saut Maruli.

Anis sendiri menjadi saksi, karena pengakuan terlapor Randy, status di akun media sosial (Medsos) Facebook (Fb) yang berbunyi "Hasil Karya Seni Agung Kencana alias Agung lakhnatullah, Calon Agung gk Lolos, Akhirnya jilat ludah sendiri hahahahaaaa..." adalah Anis yang menyuruhnya.

Beberapa teman Randy yang juga teman Agung seperti Heri Susanto (Dirut PD Pembangunan) dan M Fadri AR (mantan anggota DPRD Pekanbaru dari PKS) sudah meminta terlapor untuk menghapus pernyataan di Fb tersebut. Tetapi Randy bersikikuh untuk tidak menghapusnya.

Barulah setelah Agung melaporkan kasus itu ke Polda Riau, status yang mencemarkan nama baik dan menistakan dirinya sebagai Muslim itu dihapus pihak terlapor. Sebelumnya, Heri Susanto dan M Fadri AR juga sudah dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini.

Pengacara Anis, Saut Maruli membenarkan bahwa dirinya sedang mendampingi kliennya memberikan keterangan di ruang Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Riau. "Lagi di ruang penyidik, Bang. Nanti saya hubungi lagi,'' ucapnya.

Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)