Dua Komisi DPRD Pekanbaru Sidak RS Awal Bros Sudirman

datariau.com
969 view
Dua Komisi DPRD Pekanbaru Sidak RS Awal Bros Sudirman
PEKANBARU, datariau.com - Gabungan Komisi III dan Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Awal Bros yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Senin (3/8/2020).

Sidak yang dipimpin langsung Ketua Komisi III Yasser Hamidy dan Ketua Komisi IV Sigit Yuwono ini setibanya di RS Awal Bros langsung berbagi tugas.

Komisi III langsung mengecek seluruh pelayanan di rumah sakit dan Komisi IV langsung menyasar ke limbah dan juga saluran drainase yang ada di rumah sakit tersebut.


"Pertama melihat Amdal dan nanti kita minta laporannya dari rumah sakit dan juga dari DLHK pada saat kita panggil ke DPRD. Laporannya ini tiga bulan sekali tapi tadi kita lihat laporannya hanya sampai 2019. Kata mereka (Awal Bros) ada, jadi nanti kita tunggu laporannya," kata Sigit Yuwono seusai melakukan Sidak.

Tak hanya pihak Awal Bros saja, pada saat hearing nanti Komisi IV juga akan memanggil beberapa OPD yang terkait seperti Dinas Kesehatan, DLHK dan juga PUPR.

Sambung politisi Demokrat ini, pemanggilan PUPR sendiri berkaitan dengan temuan dari Komisi IV mengenai drainase atau saluran air yang ada di rumah sakit mewah tersebut, karena pantauan dari Komisi IV air yang ada disaluran tersebut tidak mengalir dengan sempurna sehingga muncul dugaan banjir yang kerap terjadi di depan Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) tersebut terjadi karena sistem drainase yang tidak berjalan dengan baik.


"Masalah saluran sama-sama kita lihat ini tidak mengalir dengan baik, sisi kiri air penuh sementara di sisi kanan airnya kering. Parit yang ada di belakang Awal Bros dan yang melalui awal bros hingga ke depan ditutup semua, jadi kita pertanyakan ini parit Awal Bros atau tidak dan ini akan kita pertanyakan juga. Dan kalau ini parit pemerintah tentu ini tidak boleh ditutup," tegasnya.

Sigit juga mempertanyakan pihak yang membersihkan parit di Awal Bros, karena jika DLHK yang membersihkan parit tersebut itu berarti adalah punya pemerintah dan tidak diperbolehkan parit ditutup oleh pihak manapun.


Sementara itu, dr Vandra Yovano Direktur Pelayanan dan Medis Rumah Sakit Awal Bros menuturkan bahwa pihaknya tidak ada ada membedakan pelayanan terhadap pasien dan akan diperlakukan dengan sama. "Baik itu jaminan BPJS ataupun umum itu semuanya sama dan tidak ada perbedaan pelayanan di kami (Awal Bros)," katanya.

Selain itu ia juga menjelaskan terkait dengan limbah, bahwa pihaknya sudah mengikuti berbagai prosedur yang sudah ditetapkan. "Kami sudah mengikuti aturan dan juga SOP sesuai dengan peraturan dari KLH, DLH dan juga instansi yang terkait," jelasnya.


Terkait dengan parit atau drainase yang ada di sekitar Awal Bros, dirinya menuturkan bahwa itu adalah milik dari Awal Bros namun pihaknya juga memfasilitasi air yang ada agar berjalan dengan baik. Termasuk juga dengan dugaan banjir yang disebabkan aliran dari Awal Bros tersebut pihaknya menjelaskan parit yang ada di depan Awal Bros tidak mengalir dengan baik sehingga ketika hujan maka air akan terhenti dan menyebabkan genangan air.


"Bisa dilihat sendiri aliran airnya agak lambat jalannya, sebetulnya ini perihal lama penyebab banjir. Dan penyebab banjir ini ada di muaranya," pungkasnya. (tim)
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:Awal Bros
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)