Disampaikan Saat Paripurna, Mulyadi Minta DPRD dan Pemko Pekanbaru Serius Sikapi Ancaman Demo Seribuan Guru

Admin
1.434 view
Disampaikan Saat Paripurna, Mulyadi Minta DPRD dan Pemko Pekanbaru Serius Sikapi Ancaman Demo Seribuan Guru
Mulyadi AMd.
PEKANBARU, datariau.com - Terkait adanya laporan dari guru terkait keberatan penghapusan tunjangan tahun 2019 ini turut direspon oleh Mulyadi Amd, Anggota DPRD kota Pekanbaru. Mulyadi berharap persoalan segera disikapi dan ditindaklanjuti dengan bijak, baik oleh Pemerintah Kota Pekanbaru maupun oleh pihak DPRD kota Pekanbaru.

Pasalnya, dengan adanya Peraturan Walikota Nomor 09 Tahun 2019 pada pasal 09 Ayat 08 terjadi ketimpangan, dimana menurut laporan yang diterima Mulyadi, guru bersitifikasi tahun 2019 sama sekali tidak mendapat tunjangan tambahan penghasilan, sementara untuk eselon II malah mengalami kenaikan.

"Tahun 2017 mereka para guru ini masih menerima tambahan penghasilan full, tahun 2018 dipotong 50 persen dan tahun ini dipotong habis atau ditiadakan sama sekali, kasihan para guru ini, karena sama-sama kita ketahui kondisi ekonomi serba sulit, kebutuhan terus bertambah," ungkap Mulyadi, saat rapat paripurna penyampaian 3 Ranperda, di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (4/3/2019).

Untuk itu, lanjut Mulyadi, dirinya minta Ketua DPRD panggil Disdik dan pemerintah Kota Pekanbaru untuk menindaklanjuti ini. "Kita berharap ini jadi perhatian serius oleh semua pihak, termasuk kita di DPRD, karena kita bisa begini karena guru-guru juga, kita ingin mereka juga sejahtera, biar mereka fokus ke pendidikan anak saja, jangan sampai kabar demo itu akan terjadi, apalagi mogok kerja, kasihan anak-anak sebentar lagi mau UN," tambah Mulyadi.

Disamping itu Mulyadi juga berharap, agar persoalan tunjangan guru ini disikapi bijak dan arif oleh semua pihak, termasuk Pemerintah Kota Pekanbaru agar persoalan yang dihadapi oleh para guru di Pekanbaru ini tidak terus bergejolak, namun bisa dicarikan solusi atau jalan keluar yang baik. (nti)
Sumber
: Datariau.com