Curi Emas, Seorang Warga Sei Parit Inhu Babak Belur Diamuk Massa

datariau.com
2.534 view
Curi Emas, Seorang Warga Sei Parit Inhu Babak Belur Diamuk Massa
Heri
Pelaku dan barang bukti yang diamankan polisi.

RENGAT, datariau.com - Aksi nekat AR (30) warga Desa Perkebunan Sei Parit Kecamatan Sei Lala, Kabupaten Inhu berakhir di tanggan massa. Tepatnya pada hari Kamis (15/6/2017) sekira pukul 15 30 Wib di Toko Emas Berlian, Pasar Air Molek jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Air Molek I Kecamatan Pasir Penyu, pelaku nekat mencuri emas.

"Pelaku diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa satu untai kalung emas seberat empat mayam, dari toko emas Berlian di pasar Airmolek Kecamatan Pasir Penyu," ujar Baur Humas Polres Inhu Brigadir Zulfahmi Hendra, Jumat (16/6/2017).

Upaya pencurian yang dilakukan AR ini dilakukan dengan berpura-pura akan membeli perhiasan emas di toko emas Berlian, dengan menanyakan perhiasan kalung emas seberat lima mayam dan dilanjutkan dengan menanyakan perhiasan yang sama seberat empat mayam.

Dengan berdiri di depan etalase, pelaku melihat dan memegang kalung emas seberat lima mayam yang dikeluarkan pemilik toko, kemudian pelaku meminta untuk melihat seuntai kalung emas lagi dengan berat empat mayam. Sesaat kemudian, pelaku menggulung seuntai kalung emas dengan berat empat mayam menggunakan tangan kirinya dan bergegas pergi menuju sepeda motornya yang diparkir di depan toko emas tersebut.

"Melihat pelaku akan melarikan diri seraya membawa kalung emas seberat empat mayam, pelapor Irwansyah (46) pemilik toko emas Berlian segera mengejar pelaku sambil berteriak maling. Dengan dibantu masyarakat, pelaku berhasil dikejar dan ditangkap," ujarnya.

Pelapor yang mengalami kerugian sebesar Rp7.200.000 melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pasir Penyu dengan Laporan Polisi Nomor : LP/53/VI/Riau/Res Inhu/Sek Ps Penyu tanggal 15 Juni 2017 dan untuk pengusutan lebih lanjut, pelaku diamankan di Polsek Pasir Penyu.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:EmasMassa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)