Gara-gara Vaksin Sinovac Laju Vaksinasi Turun

Ruslan
995 view
Gara-gara Vaksin Sinovac Laju Vaksinasi Turun
Foto: Net

DATARIAU.COM - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan hampir 2 atau 3 minggu ini, laju penyuntikan vaksinasi Covid-19 menurun.

Menurutnya, penurunan laju penyuntikan harian ini dikarenakan banyak daerah enggan untuk menggunakan vaksin lain. Semua daerah memilih menunggu kedatangan vaksin Sinovac ketimbang menggunakan merek vaksin lain.

?Ini dikarenakan banyak daerah-daerah yang menunggu untuk bisa mendapatkan vaksin Sinovac,? kata Nadia pada acara dialog bertajuk; ?Kasus Turun Percepatan Vaksinasi Terus Berjalan? secara daring, Rabu (1/12/2021).

Dikatakan Nadia, berdasarkan peta penyediaan vaksin untuk semester kedua ini, Indonesia memiliki lebih banyak vaksin yang bukan vaksin Sinovac. Pasalnya, vaksin Sinovac sudah banyak digunakan pada semester pertama yang mana saat ini vaksin lain seperti Pfizer, Moderna, Astrazeneca serta lainnya belum bisa mensuplai secara penuh kebutuhan Indonesia.

Oleh karena itu, Nadia berharap kabupaten/kota bisa melakukan percepatan vaksinasi dengan menggunakan vaksin apapun selain Sinovac yang telah disuplai saat ini.

?Kalau kita melihat masih ada juga kabupaten/kota dengan sisa sasaran vaksinasinya masih cukup banyak seperti misalnya Kabupaten Sukabumi masih satu jutaan. Nah ini yang kita dorong juga untuk segera menyelesaikan vaksinasi dengan menggunakan vaksin yang ada saat ini,? ujar Nadia.

Dikatakannya, hal ini sangat penting karena pihaknya mendapat laporan banyak masyarakat menunda vaksinasi dikarenakan memilih-milih merek vaksin tertentu. Padahal semua vaksin yang ada di Indonesia saat ini sama baiknya.

Menurutnya, jika terjadi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) sebenarnya merupakan suatu yang biasa bentuk reaksi dari tubuh ketika dilatih oleh vaksin untuk menstimulasi sistem kekebalan tubuh.

?Jadi kalau kita lihat penurunan vaksinasi memang mungkin faktornya karena kondisi yang penularan ini yang sudah semakin baik, tapi yang kedua adalah karena kondisi penularannya semakin baik ini tidak kemudian membuat masyarakat nunggu-nunggu atau memilih jenis vaksin tertentu,? ucapnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)